Poin Penting
Jakarta – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan kinerja yang impresif hingga kuartal III 2025. Di sembilan bulan pertama 2025, laba bersih INET meroket 819 persen dari Rp2,10 miliar menjadi Rp19,37 miliar.
Capaian tersebut didorong pertumbuhan pendapatan perseroan yang melonjak sekira 195 persen menjadi Rp68,60 miliar di September 2025.
Secara kontribusi pendapatan penyedia layanan internet naik signifikan menjadi Rp67,15 miliar dari sebelumnya Rp23,28 miliar. Pendapatan lainnya datang dari jasa kontruksi yang mencapai Rp1,44 miliar.
Baca juga: Laba Bersih Integra Indocabinet (WOOD) Naik 11,3 Persen Jadi Rp109,5 M, Ini Penopangnya
Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mengerek laba kotor perseroan menjadi Rp32,42 miliar atau tumbuh lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Selanjutnya, laba usaha juga tercatat meningkat dari Rp2,49 miliar menjadi Rp25,27 miliar atau tumbuh lebih dari 900 persen.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif menyatakan capaian pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan mampu menunjukkan momentum pertumbuhan positif yang berpotensi berlanjut hingga akhir tahun.
“Peningkatan aset dan profitabilitas menjadi indikator kuat bahwa perusahaan sedang berada dalam fase ekspansi dan penguatan operasional,” ucap Arif dalam keterangan resmi dikutip, 2 Desember 2025.
Di sisi lain, EBITDA perusahaan hingga September 2025 mencapai Rp35,35 miliar, naik dari Rp4,68 miliar pada periode sebelumnya.
Baca juga: Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Bakal Tebar Dividen Rp664,17 Juta
“Peningkatan EBITDA ini menandakan arus kas operasional yang semakin kuat dan efisien,” jelas Muhammad.
Sedangkan total aset perusahaan juga naik hampir dua kali lipat menjadi Rp454,59 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp229,85 miliar.
“Liabilitas perusahaan juga meningkat menjadi Rp93,07 miliar naik dari Rp13,98 miliar. Ini seiring ekspansi yang dilakukan perusahaan,” kata Muhammad. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More