Jakarta – PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) mencatatkan lonjakan laba yang signifikan pada 2024.
Perusahaan pembiayaan yang dipimpin oleh Edy Handojo Santoso sebagai Presiden Direktur ini berhasil membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp415,46 miliar, meningkat 51,96 persen dibandingkan Rp273,41 miliar pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba ini didorong oleh kenaikan pembiayaan yang tumbuh tipis 0,38 persen dari Rp14,24 triliun pada 2023 menjadi Rp14,29 triliun pada 2024.
Baca juga: Indomobil Finance Cetak Laba Rp273,41 Miliar di 2023, Tumbuh 21,98 Persen
Meski peningkatan pembiayaan relatif kecil, hal itu mampu mengerek pendapatan perusahaan hingga 6,30 persen menjadi Rp2,53 triliun dari Rp2,38 triliun pada tahun sebelumnya.
Di sisi lain, IMFI tetap menjaga efisiensi operasional meski mencatatkan peningkatan beban yang relatif rendah.
Beban perusahaan hanya naik tipis 1,01 persen dari Rp2,02 triliun pada 2023 menjadi Rp2,04 triliun pada 2024, mencerminkan manajemen yang efektif dalam mengelola biaya.
Baca juga: Indomobil Finance Raih Pinjaman Sindikasi US$270 Juta dari 12 Bank
Selain laba yang melonjak, aset IMFI juga mengalami pertumbuhan yang solid. Per akhir 2024, total aset perusahaan mencapai Rp16,73 triliun, meningkat 4,09 persen dari Rp16,07 triliun pada 2023. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More