Keuangan

Laba Indomobil Finance Melesat Hampir 52 Persen Jadi Rp415,46 Miliar, Ini Pendorongnya

Jakarta – PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) mencatatkan lonjakan laba yang signifikan pada 2024.

Perusahaan pembiayaan yang dipimpin oleh Edy Handojo Santoso sebagai Presiden Direktur ini berhasil membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp415,46 miliar, meningkat 51,96 persen dibandingkan Rp273,41 miliar pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba ini didorong oleh kenaikan pembiayaan yang tumbuh tipis 0,38 persen dari Rp14,24 triliun pada 2023 menjadi Rp14,29 triliun pada 2024.

Baca juga: Indomobil Finance Cetak Laba Rp273,41 Miliar di 2023, Tumbuh 21,98 Persen

Meski peningkatan pembiayaan relatif kecil, hal itu mampu mengerek pendapatan perusahaan hingga 6,30 persen menjadi Rp2,53 triliun dari Rp2,38 triliun pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, IMFI tetap menjaga efisiensi operasional meski mencatatkan peningkatan beban yang relatif rendah.

Beban perusahaan hanya naik tipis 1,01 persen dari Rp2,02 triliun pada 2023 menjadi Rp2,04 triliun pada 2024, mencerminkan manajemen yang efektif dalam mengelola biaya.

Baca juga: Indomobil Finance Raih Pinjaman Sindikasi US$270 Juta dari 12 Bank

Selain laba yang melonjak, aset IMFI juga mengalami pertumbuhan yang solid. Per akhir 2024, total aset perusahaan mencapai Rp16,73 triliun, meningkat 4,09 persen dari Rp16,07 triliun pada 2023. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

9 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

13 hours ago