News Update

Laba Indofood Turun 13,6% di Kuartal III 2018

Jakarta – Perusahaan yang ada dibawah Salim Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil membukukan kenaikan penjualan sebesar 3,04% pada kuartal III 2018, dari Rp53,12 triliun menjadi Rp54,74 triliun.

Namun sayangnya kenaikan pos beban pokok penjualan perusahaan dari Rp37,89 triliun menjadi Rp39,27 triliun, membuat laba bersih perseroan hingga kuartal III-2018 tercatat turun 13,6% menjadi sebesar Rp2,82 triliun.

Sebelumnya diperiode yang sama di 2017, laba bersih perusahaan tercatat mencapai sebesar Rp3,62 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim menyatakan jika menurunnya laba bersih perseroan karena  terbebani dari fluktuasi harga CPO.

“Secara umum, harga CPO tetap menjadi tantangan bagi kinerja kami. Sebagai catatan yang positif, kami tetap dapat meraih pertumbuhan penjualan di periode sembilan bulan tahun ini dengan didukung oleh kinerja Grup CBP yang kuat,” kata Anthoni Salim di Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.

Sekedar informasi, terkait pos beban, besaran beban penjualan dan distribusi perusahaan tercatat naik dari Rp5,8 triliun menjadi Rp6,17 triliun.

Sementara beban umum dan administrasi juga naik dari Rp3 triliun jadi Rp3,43 triliun, beban keuangan juga naik cukup tinggi dari Rp1,09 triliun menjadi Rp1,83 triliun. Sehingga marjin laba akhirnya juga turun dari 12,4% ke 12,6%. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

8 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

18 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

44 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago