Perbankan

Laba Double Digit, BSI Raih The Most Efficient-Profitable Bank di Infobank Award 2025

Jakarta – Kilau prestasi kembali menghiasi perjalanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) setelah sukses menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Infobank Award 2025: Economy Mastery Forum 2025 yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat, 29 Agustus 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bagaimana BSI mampu menorehkan kinerja solid sepanjang 2024 di tengah tekanan ekonomi global.

Hasil riset Biro Riset Infobank (BiRI) menetapkan BSI sebagai penerima tiga penghargaan bergengsi, yakni The Most Efficient Bank – KBMI 3, The Most Profitable Bank – KBMI 3, serta Yearly Excellent Performance Bank. Torehan ini menegaskan kiprah BSI dalam menjaga performa sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di industri perbankan syariah nasional.

Baca juga: BSI Siapkan 50 ATM Emas, Ditargetkan Meluncur Akhir 2025

Kinerja gemilang tersebut tecermin dari pertumbuhan laba bersih yang menembus Rp7,01 triliun pada 2024, naik 22,83 persen year-on-year.

Momentum positif ini tak lepas dari strategi “New Game Changer” yang sukses memperkuat fundamental bisnis BSI. Terutama lewat akselerasi digitalisasi dan berbagai terobosan inovatif.

Dari sisi pembiayaan, BSI mencatat lonjakan 15,88 persen menjadi Rp278 triliun, disertai perbaikan kualitas aset yang signifikan. Cost of credit turun dari 1,14 persen menjadi hanya 0,83 persen.

Sementara tingkat cash coverage meningkat hingga 155,01 persen, menandakan pengelolaan risiko yang lebih efisien.

Baca juga: Direstui OJK, Anggoro Eko Cahyo Kini Efektif Jadi Dirut BSI

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga terus bertumbuh sehat. DPK meningkat 11,46 persen menjadi Rp327 triliun, dengan dominasi dana murah (CASA) yang mencapai Rp197 triliun pada akhir 2024.

Penghimpunan tabungan menguat, naik double digit sebesar Rp12,74 triliun hingga mencapai Rp133 triliun.

Selain itu, Fee Based Income melesat 32,58 persen. Sedangkan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) naik masing-masing 0,14 persen dan 0,89 persen.

Baca juga: BSI Catat 6,33 Juta Rekening Tabungan Haji, Naik 2 Juta dalam 4 Tahun

Peningkatan tersebut mendorong total aset BSI menembus Rp400 triliun untuk pertama kalinya. Angka itu tumbuh 15,55 persen yoy hingga mencapai Rp409 triliun pada akhir 2024.

Dengan capaian ini, BSI berhasil menempati posisi ke-6 bank terbesar nasional berdasarkan aset, mencatat pertumbuhan aset 17,19 persen sepanjang November 2024.

Konsistensi pertumbuhan dan penghargaan dari Infobank Award 2025 ini semakin menegaskan peran BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang terus memperkuat daya saingnya di kancah perbankan nasional. (*) Ranu Arasyki Lubis

Yulian Saputra

Recent Posts

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

1 hour ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

15 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

16 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

18 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

19 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

19 hours ago