Berdasarkan data yang dipublikasi Danamon, selama 2016 rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) tercatat membaik sebesar 48,8 persen dibandingkan tahun 2015 sebesar 52 persen.
Di sisi lain biaya operasional turun 4 persen dari Rp8,9 triliun menjadi Rp8,6 triliun. Sedangkan biaya kredit tercatat turun 12 persen dari Rp4,9 triliun jadi Rp4,4 triliun.
Baca juga: NIM Ditekan, Laba Bank Melorot
Sementara itu dari sisi pembiayaan, total portofolio kredit Danamon dan trade finance turun 2 persen menjadi Rp127,3 triliun di 2016, dari sebelumnya di 2015 sebesar Rp129,5 triliun.
Penurunan tersebut seiring menurunnya kredit segmen mikro melalui Danamon Simpanan Pinjam (DSP) yang turun 30 persen menjadi Rp10,2 triliun, seiring kompetisi dan permintaan yang menurun. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting PLN menjamin pasokan listrik tetap andal selama kebijakan WFH di tengah meningkatnya aktivitas… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 DUNIA sedang menghadapi… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin usaha BPR Sungai Rumbai karena gagal melakukan penyehatan meski telah… Read More