Categories: Perbankan

Laba BTN Melonjak 61,8% Jadi Rp1,22 Triliun

Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan laba bersih sembilan bulanan sebesar Rp1,22 triliun, naik 61,8% dibanding raihan Rp755 miliar pada triwulan III-2014.

“Di tengah pelemahan ekonomi nasional, kinerja Bank BTN justru menunjukkan peningkatan. Kinerja perseroan rata-rata tumbuh di atas industri nasional,” ujar Direktur Utama BTN, Maryono di Menara BTN, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2015.

Ia optimis perseroan bisa mencapai target setahunan karena peluang untuk meningkatkan potensi yang ada masih sangat terbuka lebar.

Perolehan laba BTN ditopang oleh kinerja perkreditan yang tumbuh 19,04% menjadi Rp131,58 triliun. Ini mendukung pendapatan bunga bersih perseroan melonjak 24,43% secara setahunan menjadi Rp4,96 triliun. Pendapatan operasional lainnya pun melonjak 33,01% menjadi Rp785 miliar.

Sementara itu dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 22,22% menjadi Rp124,47 triliun. Sedangkan total aset meningkat 16,58% menjadi Rp166,04 triliun.

Adapun rasio keuangan lainnya tercatat rasio kredit bermasalah (NPL) membaik menjadi 3,18% net dan 4,50%, marjin bunga bersih (NIM) 4,77%, rasio kecukupan modal (CAR) 15,78%, rasio kredit terhadap DPK (LDR) 105,71% dan kredit terhadap pendanaan (LFR) 98,83%, return on assets (ROA) 1,50% dan return on equity (ROE) 15,13%. (*) Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

2 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

3 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

3 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

3 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

4 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

4 hours ago