Perbankan

Laba BRK Syariah Kuartal III 2025 Tumbuh 3,46 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting

  • Laba BRK Syariah kuartal III-2025 naik 3,46 persen menjadi Rp218,20 miliar didorong pembiayaan dan pendapatan bagi hasil.
  • Total pembiayaan mencapai Rp21,59 triliun dan DPK Rp26,39 triliun dengan dana murah/CASA mendominasi.
  • Efisiensi meningkat BOPO turun ke 84,63 persen sementara NPF Gross sedikit naik ke 2,61 persen menunjukkan tekanan pada segmen tertentu.

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) mencatatkan kinerja solid pada kuartal III-2025. Biro Riset Infobank (birI) mencatat, bank yang dipimpin Helwin Yunus sebagai plt. direktur utama ini berhasil meraup laba Rp218,20 miliar atau tumbuh 3,46 persen secara tahunan (YoY).

Kenaikan laba tersebut ditopang oleh fungsi intermediasi bank yang tetap terjaga. Per September 2025, BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp21,59 triliun atau tumbuh 2,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,00 triliun.

Meningkatnya laba juga didorong oleh pendapatan setelah distribusi bagi hasil sebesar Rp1,12 triliun atau naik 11,18 persen.

Di sisi lain, beban operasional BRK Syariah naik 14,87 persen dari Rp710,81 miliar menjadi Rp816,48 miliar.

Beban tenaga kerja mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,27 persen dari Rp470,52 miliar menjadi Rp481,18 miliar.

Baca juga: Laba Bank BRK Syariah Susut 9,13 Persen Jadi  Rp149,15 Miliar di Juni 2025

Distribusi bagi hasil untuk pemilik dana investasi turut naik 8,37 persen dari Rp679,48 miliar pada September 2024 menjadi Rp736,29 miliar pada September 2025.

Hal itu dapat mengindikasikan tekanan pada biaya dana atau (cost of fund/COF), meski dana pihak ketiga (DPK) BRK Syariah ditopang oleh dana murah/CASA, seperti giro dan tabungan.

Perkembangan Dana Pihak Ketiga dan Aset

Hingga akhir September 2025, giro BRK Syariah tercatat sebesar Rp5,26 triliun, tabungan Rp8,17 triliun, dan deposito Rp12,96 triliun.

Total DPK yang terhimpun mencapai Rp26,39 triliun atau naik 3,56 persen dibanding Rp25,48 triliun pada September 2024.

BRK Syariah membukukan total aset Rp30,80 triliun, tumbuh 2,91 persen secara tahunan.

Baca juga: Laba Bank BRK Syariah Tumbuh 26,33 Persen di Kuartal I 2025, Ini Faktor Pendukungnya

Rasio Keuangan dan Kualitas Aset

Sementara di sisi rasio keuangan, CAR berada di level 20,69 persen, cukup untuk menekan ekspansi pembiayaan.

BRK Syariah juga semakin efisien, sebab rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional atau BOPO di posisi 84,63 persen turun dari tahun sebelumnya sebesar 89,35 persen.

Kemudian, rasio Financing to Deposit Ratio/FDR tercatat di level 81,85 persen.

Meski begitu, kualitas aset atau rasio Non Performing Financing/NPF Gross berada di posisi 2,61 persen pada kuartal III-2025, naik tipis dari 2,55 persen pada kuartal III-2024.

Kendati masih berada di bawah ambang batas aman industri, kenaikan ini menunjukkan adanya tekanan pada segmen pembiayaan tertentu di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Pelaporan SPT 2025 Tembus 6 Juta, Ini Rincian Data dari DJP

Poin Penting Pelaporan SPT Tahunan 2025 mencapai 6.002.570 hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB.… Read More

22 mins ago

Ini Kata Pemerintah soal Stok Pangan, BBM, dan LPG Jelang Lebaran

Poin Penting Pemerintah menjamin stok jelang Lebaran untuk pangan, BBM, dan LPG dalam kondisi aman… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 1,76 Persen ke Level 7.710, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,76% ke level 7.710,53 pada perdagangan 5 Maret 2026. Mayoritas… Read More

2 hours ago

Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Terdekat untuk THR Lebaran 2026

Poin Penting Pencarian ATM pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu terdekat meningkat jelang Lebaran 2026… Read More

2 hours ago

KNEKS: Spin-Off Terlalu Cepat Berpotensi Melahirkan Bank Syariah Kecil

Poin Penting KNEKS menilai spin-off UUS yang terlalu cepat berpotensi melahirkan bank syariah kecil dengan… Read More

2 hours ago

AXA Mandiri Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Kegiatan Interaktif

Poin Penting AXA Mandiri membagikan 100 paket sekolah dan sembako senilai Rp1 juta untuk anak… Read More

3 hours ago