Ilustrasi: Gedung BRI. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba bank only sebesar Rp41,05 triliun di Oktober 2025. Angka tersebut turun 10,21 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari tahun lalu yang sebesar Rp45,72 triliun.
Laba bank yang di bawah payung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ini memang telah mengalami penurunan sejak awal tahun.
Berdasarkan catatan Infobanknews, pada kuartal I 2025, laba BRI terkoreksi 13,64 persen yoy, menjadi Rp13,80 triliun dari tahun sebelumnya pada periode sama Rp15,98 triliun.
Baca juga: BRI Gelar RUPSLB 17 Desember 2025, Ada Agenda Perubahan Pengurus
Tren penurunan laba berlanjut pada kuartal II dan III 2025. Laba kuartal II turun 11,27 persen yoy menjadi Rp26,53 triliun, sedangkan laba kuartal III terkontraksi 9,1 persen yoy menjadi Rp41,23 triliun.
Meski demikian, hingga Oktober 2025 kinerja bank di bawah kepemimpinan Hery Gunardi sebagai direktur utama ini berada dalam tren perbaikan yang konsisten.
Dari sisi intermediasi, misalnya. Realisasi kredit BRI tetap tumbuh solid di tengah penurunan daya beli masyarakat. Per Oktober 2025, BRI mampu menyalurkan kredit Rp1.289,07 triliun atau naik 5,10 persen yoy ketimbang tahun lalu sebesar Rp1.226,48 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut turut mendongkrak pendapatan bunga bersih BRI yang mencapai Rp93,46 miliar di Oktober 2025 atau tumbuh 1,50 persen yoy.
Sementara dari kinerja intermediasi lainnya, BRI berhasil mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Per Oktober 2025, DPK BRI tembus Rp1.470,18 triliun, tumbuh 7,87 persen yoy ketimbang tahun lalu yang sebesar Rp1.362,82 triliun.
Pertumbuhan DPK tersebut ditopang kenaikan giro yang melesat 26,88 persen menjadi Rp449,90 triliun dan tabungan tumbuh 7,40 persen menjadi Rp572,96 triliun. Sedangkan deposito terkumpul Rp447,32 triliun atau terkoreksi 7,53 persen yoy.
Baca juga: BRI Terus Edukasi Nasabah Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan
Rasio dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) BRI pun tercatat naik menjadi 69,57 persen di Oktober 2025, dibandingkan 64,50 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara menutup Oktober 2025, total aset BRI mencapai Rp1.929,83 triliun. Aset tersebut tumbuh 5,92 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp1.821,96 triliun. (*)
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More
Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More