News Update

Laba BRI Agro Tumbuh 36,40%

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRl Agro) berhasil membukukan laba senilai Rp140 miliar pada kuartal IV/2017 atau tumbuh 36,40% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama BRI Agro, Agus Noorsanto mengatakan, pertumbuhan laba bersih tersebut terutama didukung oleh ekspansi kredit yang tumbuh cukup tinggi serta terjaganya biaya dana yang relatif stabil bahkan cenderung menurun.

“eifisiensi biaya operasional juga tetap terjaga dengan baik,” ujarnya saat pemaparan kinerja di Jakarta Rabu 7 Februari 2018.

Adapun aset Perusahaan Anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tersebut per akhir kuartal IV/2017 tercatat senilai Rp16,32 triliun, tumbuh 43,48% dibandingkan posisi aset periode yang sama tahun lalu senilai Rp11,37 triliun.

Baca juga: Laba BRI Agro Tumbuh 24,01% di Kuartal III 2017

Pertumbuhan aset berjalan seiring dengan penyaluran kredit yang hingga kuartal IV/2017 mencapai Rp10,98 triliun. Nilai tersebut meningkat 34,25% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp8,18 tnliun.

Dari pertumbuhan kredit tersebut, 65% disalurkan ke sektor agribisnis. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan yaitu mendukung pengembangan agribisnis di Indonesia.

Meningkatnya penyaluran kredit tersebut jauh di atas rata-rata industri perbankan, antara lain didukung adanya penambahan modal meialui mekanisme right issue senilai Rp1 triliun dan penerbitan obligasi I senilai Rp500 miliar pada bulan Juli 2017.

Dari total pembiayaan di atas, peningkatan terbesar terjadi pada segmen ritel yakni tumbuh sebesar 62,3 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan segmen menengah hanya meningkat sebesar 29,13% dibandingkan perolehan di periode sama tahun lalu. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

15 hours ago