Sub Holding PalmCo. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membukukan kinerja positif di kuartal III 2025. Laba bersih CSRA melonjak 70,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp213,92 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp125,39 miliar.
Kinerja positif tersebut didorong pendapatan perseroan yang juga melonjak dari Rp758,78 miliar di September 2024 menjadi Rp1,33 triliun pada September 2025. Lonjakan ini ditopang oleh peningkatan penjualan, serta penekanan pada biaya yang ketat.
Baca juga: Kemenkop Dorong Hilirisasi Sawit Melalui Koperasi Sekunder Merah Putih
“Hal ini didorong oleh peningkatan produksi CPO dan Kernel yang sangat signifikan sehubungan dengan telah beroperasinya ketiga PKS Perusahaan serta peningkatan harga jual rata-rata yang lebih tinggi secara tahunan. Harga jual CPO meningkat sekitar 15,7 persen yoy pada September 2025, sedangkan harga jual TBS dan kernel juga naik masing-masing sebesar 24,3 persen dan 69,4 persen yoy,” ucap Manajemen CSRA dikutip 31 Oktober 2025.
Perseroan juga secara aktif melakukan penanaman ulang yang berkelanjutan dengan varietas benih berkualitas tinggi. Hasilnya tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memastikan keberlanjutan jangka panjang operasional perusahaan.
Pada periode kuartal III 2025, yield Tandan Buah Segar (TBS) berada di angka 14,1 ton/ha, meningkat dari 13,6 ton/ha yang dicapai pada 9M24 akibat praktik agronomi yang mumpuni.
Baca juga: Metrodata Electronics (MTDL) Catat Laba Bersih Tumbuh 3,1 Persen Jadi Rp469,6 Miliar
Sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba, total aset perseroan turut terdongkrak 12,4 persen menjadi 2,53 triliun per 30 September 2025 dari tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp2,25 triliun. Rinciannya, total liabilitas pada September 2025 mencapai Rp1,03 triliun, meningkat sebesar 8,2 persen dibandingkan dengan akhir 2024.
Selain itu, posisi ekuitas berada di level Rp1,50 triliun per 30 September 2025, meningkat sebesar 15,5 persen dibandingkan posisi pada akhir 2024. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More
Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More