Jakarta – Kementerian BUMN memaparkan indikator keuangan konsolidasian secara tahunan yang terus mengalami peningkatan terlihat dari meningkatnya laba bersih 154,1% menjadi Rp155 triliun pada kuartal III-2022.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa laba bersih tersebut masih dalam proses audit dan masih terdapat tambahan Rp59 triliun dari restrukturisasi Garuda secara non cash.
“Laba BUMN naik tetapi belum diaudited, di kuartal III sudah melebihi total di 2021, belum tutup (buku) mudah-mudahan udah pasti lewat,” ucap Erick dalam Pertemuan Awal Tahun di Jakarta, 2 Januari 2023.
Kemudian, dari sisi aset juga mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi Rp9.559 triliun di kuartal III-2022 dari Rp8.767 triliun pada periode yang sama sebelumnya.
“Jadi kita kadang kadang terjebak paradigma hutang hutang hutang, tenang aja kalau hutang produktif itu ngga ada masalah yang bahaya utang yang dikorupsi yang tidak jelas penggunaannya,” imbuhnya.
Lalu, ekuitas turut mengalami peningkatan sebesar 26,6% menjadi Rp3.211 triliun di kuartal III-2022 dari Rp2.537 triliun periode sebelumnya.
Sedangkan, pendapatan usaha tercatat naik 29,6% menjadi Rp2.091 triliun dari Rp1.613 triliun pada periode sebelumnya.
“Saya yakin InshaAllah, ini belum tutup buku ya, biasanya tutupnya Februari-Maret dan angka ini biasanya dibersihin dulu nanti, ini mustinya pendapatan usaha lebih baik dari 2021,” ujar Erick. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More
Poin Penting Danantara Indonesia genap satu tahun, fokus memperkuat tata kelola dan fondasi pengelolaan aset… Read More
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More