Ilustrasi - Kantor Amar Bank. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Di tengah tekanan industri yang berat, PT Bank Amar Indonesia (IDX: AMAR) atau Amar Bank mampu mencatat pertumbuhan kinerja yang solid. Perolehan laba bersih bank pada semester I-2025 mengalami pertumbuhan 20,67 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp117,99 miliar.
Kinerja intermediasi yang baik menjadi salah satu penopang keberhasilan Amar Bank mencatat pertumbuhan laba bersih. Pada periode tersebut, Amar Bank mampu menyalurkan kredit sebanyak Rp3,55 triliun, tumbuh 26,54 persen (yoy).
Pertumbuhan kredit ini utamanya disalurkan ke segmen ritel, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan kelompok kecil lainnya. Ini mendorong akselerasi sektor riil yang berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional.
Baca juga: Kinerja Intermediasi Solid, Laba Amar Bank Tumbuh 38,14 Persen Jadi Rp67,50 Miliar di Q1 2025
Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, menyatakan bahwa capaian ini selaras dengan visi perusahaan untuk memperluas akses keuangan digital secara inklusif.
“Kami optimis dalam menjaga laju pertumbuhan hingga akhir tahun, seiring dengan fokus kami pada ekspansi kredit yang sehat dan pemanfaat teknologi secara strategis,” jelas Vishal dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Sementara, himpunan dana pihak ketiga (DPK) sudah mencapai angka Rp1,77 triliun atau naik 99,08 persen (yoy) dari Q2-2024. Amar Bank juga berhasil menjaga rasio keuangan secara sehat.
Returns on Assets (ROA) berada di angka 5,80 persen. Sementara, persentase Return on Equity (ROE) yakni sebesar 7,06 persen. Biaya Operasional Pendapatan Operasional terjaga di angka 84,32 persen. Dan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 119,48 persen.
Vishal mengaku bangga atas pencapaian perusahaan pada semester I-2025 ini. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang inklusif dan berbasis inovasi, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa dedikasi, inovasi, dan ketangguhan seluruh karyawan Amar Bank. Tim kami adalah kekuatan utama di balik pertumbuhan berkelanjutan Amar Bank,” tegasnya.
Baca juga: Amar Bank Bidik Potensi Bisnis Industri Perfilman Tanah Air
Selaras dengan Vishal, Senior Vice President of Finance Amar Bank, David Wirawan akan terus memperluas penyaluran kredit yang bertanggung jawab. Target utama Amar Bank yakni segmen UMKM dan ritel, dalam rangka memperluas inklusi keuangan secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Dari sisi likuiditas, strategi perseroan difokuskan pada optimalisasi DPK dan peningkatan rasio current account saving account (CASA). Amar Bank juga akan mempertahankan efisiensi sebagai prioritas melalui penerapan teknologi yang adaptif dan scalable.
“Fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan laba, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan. Kinerja semester ini memperlihatkan bahwa digital banking bisa menjadi motor pembangunan ekonomi yang cepat, efisien, dan merata,” ujar David. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More
Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More
Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More