Ilustrasi: Papan proyek ADHI. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Adhi Karya Tbk berhasil mendongkrak laba bersihnya di semester I 2017 lalu hingga mencapai Rp131,31 miliar.
Laba tersebut tjmbuh lebih dari dua kali lipat dibanding perolehan pada periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp55,53 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, Kamis, 27 Juli 2017, lompatan laba bersih ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 64,49 persen dari Rp3,13 triliun pada semester I/2016 menjadi Rp5,18 triliun pada semester I/2017.
Kenaikan pendapatan tersebut berhasil mengimbangi lonjakan beban pokok penjualan sebesar 60 persen dari semula Rp2,86 triliun pada tahun lalu menjadi Rp4,58 triliun pada tahun ini.
Dengan demikian, laba bruto perusahaan juga terdorong naik dari Rp267,85 miliar menjadi Rp598,03 miliar untuk perbandingan periode yang sama.
Di lain pihak, setelah memperhitungkan beban-beban lain dan juga penghasilan lain, laba usaha ADHI juga meningkat dari Rp102,72 miliar pada semester I/2016 menjadi Rp428,66 miliar pada semester I tahun ini.
Dengan kata lain, laba per saham perusahaan tercatat menjadi Rp131,53 per saham per 30 Juni 2017, atau meningkat dibanding periode sama tahun sebelumnya yang masih berada di level Rp55,49 per saham. (*)
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More