Perbankan

Laba BCA Syariah Naik 15,36 Persen Jadi Rp212 Miliar pada 2025

Poin Penting

  • BCA Syariah mencetak laba bersih Rp212 miliar pada 2025, naik dari Rp183,7 miliar di 2024, ditopang pertumbuhan pembiayaan yang solid
  • TPembiayaan emas BCA Syariah Rp520 miliar per Desember 2025, melonjak 238,16 persen secara tahunan.
  • NPF gross terjaga di 1,6 persen (di bawah batas 5 persen). DPK tumbuh 17,12 persen menjadi Rp15,43 triliun, mendorong total aset naik 15 persen menjadi Rp19,2 triliun.

Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatatkan kinerja solid pada 2025 dengan meraup laba bersih Rp212 miliar. Capaian laba tersebut tumbuh 15,36 persen secara year-on-year (yoy) dari tahun 2024 yang sebesar Rp183,7 miliar.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum mengungkapkan kenaikan laba BCA Syariah ditopang oleh penyaluran pembiayaan perseroan yang tumbuh 23 persen menjadi Rp13,2 triliun. Secara komposisi, pembiayaan BCA Syariah masih ditopang oleh pembiayaan di segmen komersial yang tumbuh 35 persen.

“Pembiayaan memang menjadi motor utama untuk perolehan laba kami. Pembiayaan tumbuh solid sehingga mendorong profitabilitas kami tetap tumbuh solid,” ungkap Yuli, dalam Media Update Kinerja BCA Syariah, di Wisma 2 BCA Syariah, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Baca juga: BCA Syariah Permudah Akses Pembiayaan Rumah, Kendaraan dan Emas di BCA Expoversary 2026

Lebih rinci, pembiayaan konsumer mengalami pertumbuhan yang solid berkat produk emas. Pembiayaan emas BCA Syariah tembus Rp520 miliar per Desember 2025, melonjak 238,16 persen secara tahunan.

“Pembiayaan emas BCA Syariah Rp520 miliar per desember 2025, melonjak 238,16 persen secara tahunan,” kata Pranata, Direktur BCA Syariah di kesempatan yang sama.

Di tengah agresivitas penyaluran pembiayaan, BCA Syariah juga mampu menjaga kualitas pembiayaan. Ini tercermin dari rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing/NPF gross BCA Syariah yang berada di level 1,6 persen dan NPF net 0,2 persen pada 2025. Angka ini jauh di bawah ambang batas regulator yang sebesar 5 persen.

Sementara dari sisi funding, lanjut Pranata, BCA Syariah berhasil mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp15,43 triliun pada Desember 2025 atau tumbuh 17,12 persen dari Rp13,18 triliun pada Desember 2024.

Baca juga: BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha

Secara rinci, perolehan DPK didominasi oleh deposito sebesar Rp9,17 triliun atau tumbuh 11,9 persen, dan CASA (tabungan dan giro) Rp6,26 triliun atau meningkat 25,7 persen.

Menurut Pranata, perolehan DPK tersebut turut mendongkrak perolehan aset BCA Syariah Rp19,2 triliun atau tumbuh 15 persen secara tahunan.

“Pertumbuhan paling besar DPK adalah produk giro yang tumbuh di kisaran 43 persen. Perolehan DPK ini, paling berkontribusi meningkatkan aset,” tutupnya. (*) Ayu Utami.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

2 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

3 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

3 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

16 hours ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

1 day ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

1 day ago