News Update

Laba Bank Sampoerna Naik 56% di Kuartal III-2020

Jakarta – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) hingga Kuartal III-2020 membukukan laba Rp38,5 miliar atau meningkat 56% dari Rp24,7 miliar untuk periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu untuk total pinjaman yang disalurkan mencapai Rp8,4 triliun, meningkat 8% dari total pinjaman pada satu tahun sebelumnya. Sebagai fokus layanan Bank Sampoerna, pinjaman ke sektor UMKM mencapai 59% dari total kredit. Bank Sampoerna terus berupaya memperkuat keberadaannya di bisnis kredit UMKM di tengah kondisi pandemi COVID-19.

“Meski ekonomi mengalami kontraksi akibat masih berlangsungnya pembatasan sosial, Bank Sampoerna terus menunjukkan kinerja positif. Kami bersyukur bahwa peningkatan penyaluran kredit dan peningkatan perolehan laba bersih masih memihak kepada Bank Sampoerna,”ucap Ali Rukmijah, Direktur Utama Bank Sampoerna melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu 14 November 2020.

Kehati-hatian Bank dalam memberikan dan mengelola pinjaman juga antara lain ditunjukkan dengan penurunan rasio pinjaman bermasalah bruto (gross NPL) yang menurun dari 4,4% di akhir September 2019 menjadi 2,9%. Lebih jauh bahkan Bank juga telah meningkatkan jumlah penyisihan yang dilakukan sehingga rasio penyisihan piutang tak tertagih terhadap pinjaman bermasalah meningkat secara signifikan menjadi 130% dari 69% satu tahun sebelumnya.

Mempertahankan kondisi likuiditas, per akhir September 2020 LDR terjaga sangat baik di tingkat 86,8%, secara year-on-year (y-o-y) penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 2%, meskipun tidak sebesar peningkatan penyaluran kredit. 

Meski memiliki fokus pada segmen UMKM, Bank Sampoerna tetap mengikuti trend dan perkembangan industri keuangan.  Mengantisipasi sekaligus mengikuti perkembangan teknologi yang ada, Bank Sampoerna telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang bersinggungan erat dengan teknologi, termasuk fintech companies dalam menyediakan fasilitas virtual accounts dan transfer online.

Selain itu, Bank Sampoerna juga bekerja sama menjadi partner pendanaan bagi fintech peer-to-peer (P2P) lending. Hingga akhir September 2020, Bank Sampoerna memfasilitasi lebih dari 8 juta transaksi, termasuk untuk perusahaan fintech, dengan total volume sekitar Rp 16 triliun. Meski jumlah transaksi virtual account sempat menurun sekitar 40% di April 2020 sehubungan dengan diberlakukannya PSBB, jumlah transaksi kini telah berangsur pulih. 

“Bank Sampoerna bersyukur bisa menjadi partner digital dari perusahaan fintech. Dengan berpartner, lebih banyak masyarakat dan UMKM yang dapat kami layani,” ujar Henky Suryaputra, CFO Bank Sampoerna.

Rasio-rasio keuangan Bank Sampoerna juga menunjukan angka yang cukup baik. Rasio kredit bermasalah neto (NPL Net) berada di level baik yaitu 1,2% (menurun dari 3,0% dari pada 1 tahun sebelumnya). Margin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM) tercatat 6,4% dengan rasio kecukupan modal (CAR) pada level 18,3%. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

2 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

2 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

2 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

3 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

4 hours ago