Jakarta–PT Acset Indonusa Tbk (ACST)berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar Rp1,29 triliun di triwulan III-2016.
Jumlah tersebut meningkat 51% dari periode yang sama tahun 2015, yakni sebesar Rp852,5 miliar.
Mengutip laporan yang dipublikasi perseroan, Minggu 30 Oktober 2016, hasil positif itu mendorong laba bersih ikut meningkat sebesar 210%, menjadi Rp40,29 miliar dari Rp12,98 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, perolehan laba bersih berasal dari sektor pondasi sebesar 24%, sektor konstruksi sebesar 71% dan sektor infrastruktur 5%.
Tahun ini, ACST juga mengumumkan rencananya atas pendirian anak usahanya, PT Acset Pondas Indonusa (API), yang sudah resmi berdiri pada 10 Oktober 2016, untuk mendukung pilar bisnis Perusahaan, khususnya di bidang pondasi.
Pendirian API merupakan bentuk strategi ACST untuk mengukuhkan keahlian utama Perusahaan sejak didirikan. API bukanlah hanya sekedar bentuk komitmen ACST untuk menjadi spesialis pondasi terdepan, namun juga merupakan rangkaian dari upaya Perusahaan untuk menjadi kontraktor terintegrasi yang tangguh bagi para pelanggannya.
Sejak tahun 2015, ACST juga telah mengumumkan strategi usahanya untuk melebarkan sayap di bidang infrastruktur. Hal ini memperlihatkan adanya semangat diversifikasi usaha yang terus dikembangkan oleh ACST.
Sebelumnya, ACST pernah terlibat dalam pembangunan Jembatan Surabaya-Madura sebagai salah satu bentuk inisiatifnya dalam membangun hubungan antar pulau yang lebih baik di Indonesia. Selain itu, ACST juga pernah terlibat dalam proyek pembangunan fasilitas jalan Tol Cilegon Barat, Balaraja Timur, dan Mojokerto. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More