Jakarta – Dalam mewujudkan kepedulian sosial megatasi pandemik CORONA, dengan membantu mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti ( STMAT) yang tidak mampu membeli pulsa untuk mengikuti program belajar dari rumah, Komunitas Penulis Asuransi ( KUPASI ) mengajak stakeholder untuk ikut berdonasi.
Kerjasama STMAT bersama Komunitas Penulis Asuransi ( KUPASI )/Insurance TV dibuka untuk Umum melalui beberapa kanal WA Group Asuransi sosial media lain dan korporasi.
Dompet dibuka selama 2 – 3 minggu sesuai berlaku Program belajar di rumah anjuran pemerintah. Disalurkan dan ditujukan kepada mahasiswa tertentu by name by address oleh STMAT kepada mahasiswa magang STMAT kategori tidak mampu.
Program ini dimaksudkan memberikan bantuan untuk menutup tambahan biaya kuota internet para mahasiswa yang saat ini telah melaksanakan kuliah DARING, dilanjutkan ujian tengah semester berbasis daring hingga pertengahan April 2020.
Setiap sesi kuliah (2-2,5 jam) membutuhkan 1GB (dengan skema “radio” tanpa mengaktifkan kamera) atau 3,5-4.0 GB (dengan fitur penuh dengan mengaktifkan kamera). Adapun besarnya bantuan adalah Rp100.000/bulan/siswa.
Bantuan pertama berlaku 1 bulan . Evaluasi program dilaksanakan April untuk kemudian ditentukan apakah program akan diteruskan atau tidak (melihat perkembangan).
“Program ini strategis untuk menyelamatkan pendidikan anak bangsa. Mahasiswa STMA Trisakti yang saat ini jumlahnya 500 orang. Kebanyakan dari mereka kehidupannya sederhana dan rata-rata anak dari keluarga karyawan asuransi,” ujar pengamat Asuransi, Irvan Rahardjo di Jakarta, Sabtu 21 Maret 2020. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More