Ekonomi dan Bisnis

Kunjungan Wisman November 2025 Turun 11,12 Persen, Ini Data BPS

Poin Penting

  • Kunjungan wisman November 2025 mencapai 1,20 juta, turun 11,12% (mtm) namun naik 9,79% (yoy).
  • Wisman Malaysia masih mendominasi, disusul Australia dan Singapura.
  • Bandara Ngurah Rai jadi pintu masuk utama, meski kunjungan turun secara bulanan.

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada November 2025 mencapai 1,20 juta kunjungan. Angka tersebut turun 11,12 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), namun masih tumbuh 9,79 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini merinci, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama tercatat sebanyak 1,01 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisman melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 181.666 kunjungan.

“Secara total, jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,20 juta atau turun 11,12 persen secara bulanan, tetapi secara tahunan naik 9,79 persen,” kata Pudji, dalam Rilis BPS, Senin, 5 Januari 2026.

Baca juga: Kunjungan Wisman ke Indonesia Capai 1,39 Juta pada September 2025

Berdasarkan kebangsaan, selama November 2025, wisman Malaysia mendominasi dengan 207 ribu kunjungan atau 17,3 persen dari total kunjungan. Disusul Australia dengan 135,2 ribu kunjungan atau 11,3 persen, dan Singapura dengan 126,3 ribu kunjungan atau 10,5 persen.

“Jika dibandingkan Oktober 2025 terjadi penurunan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia, sedangkan kunjungan wisman dari Singapura mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Bandara Ngurah Rai Masih Jadi Pintu Masuk Utama

Pudji menyebutkan, berdasarkan pintu masuk utama, jumlah wisman terbanyak masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang didominasi oleh wisman berkebangsaan Australia.

Baca juga: Wisman Malaysia Paling Banyak Gunakan QRIS di Bandung dan Tanah Abang

Meski demikian, secara bulanan terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Penurunan tersebut dipicu oleh berkurangnya kunjungan wisman asal Australia, India, dan Tiongkok. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

BTN Gelar RUPSLB Hari Ini, Ada Perubahan Pengurus

Poin Penting RUPSLB BTN digelar Rabu (7/1/2026) di Menara BTN, Jakarta, dengan perubahan jadwal dari… Read More

36 mins ago

Tancap Gas! IHSG Makin Dekati Level 9.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat pada perdagangan 7 Januari 2026 ke level 8.964,31 (+0,34 persen)… Read More

1 hour ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Melonjak, Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas kompak naik pada Rabu (7/1/2026), baik produk Galeri24, UBS, maupun Antam,… Read More

2 hours ago

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Pendorongnya

Poin Penting IHSG berpeluang lanjut menguat, didorong penguatan bursa AS dan kenaikan signifikan harga nikel,… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah pada Rabu Pagi di Level Rp16.761 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (7/1/2026) ke level Rp16.761 per dolar… Read More

3 hours ago

BSI Gandeng BASE, Dorong Pembiayaan Proyek Efisiensi Energi Indonesia

Poin Penting MoU untuk pembiayaan proyek EE melalui model Energy Savings Insurance. Inisiatif BSI perkuat… Read More

12 hours ago