Kunjungan Wisman ke RI Capai 1,32 Juta Orang di Juni 2018
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2023 mencapai 809,96 ribu kunjungan. Jumlah ini meningkat 470,37% secara yoy, dibandingkan dengan Maret 2022 .
“Jumlah kunjungan Wisman terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu, tetapi kalau dibandingkan sebelum pandemi, kondisi 2023 ini belum kembali lagi ke level sebelum pandemi,” ujar Kepala BPS, Margo Yuwono, Selasa, 2 Mei 2023.
Secara akumulatif, kunjungan Wisman Januari – Maret 2023 meningkat sebesar 508,9%, dengan jumlah mencapai 2,25 juta kunjungan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan jenis pintu masuk, jumlah kunjungan wisman pada Maret 2023 melalui pintu masuk utama sebanyak 704,41 ribu kunjungan dan pintu masuk perbatasan sebanyak 105,55 ribu kunjungan.
Sementara itu, BPS juga merinci kunjungan wisman menurut kebangsaan. Jumlah kunjungan wisman pada Maret 2023 terbanyak berasal dari Malaysia sebanyak 124,6 ribu dengan share sebesar 15,4%, dibandingkan dengan Februari yang turun -1,89%.
Kemudian, wisman Singapura yang mencapai 111,3 ribu kunjungan dengan share 13,7% meningkat 47,97% dibandingkan bulan Februari 2023. Selanjutnya wisman Australia mencapai 96,2 ribu kunjungan dengan share 11,9%, atau naik 13,44% dibandingkan bulan sebelumnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More