Ilustrasi: Wisman melancong ke Indonesia/istimewa
Poin Penting
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Desember 2025 mencapai 1,41 juta kunjungan. Angka ini naik 17,25 persen secara bulanan (mtm), sedangkan secara tahunan atau year on year (yoy) naik 14,43 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini merinci, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama sebanyak 1,22 juta. Sementara kunjungan wisman melalui pintu masuk perbatasan sebanyak 182.867.
“Secara total, jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,41 juta yang berasal dari pintu masuk utama dan perbatasan, atau naik 17,25 persen secara bulanan, secara tahunan naik 14,43 persen,” ujar Ateng Hartono, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, dalam Rilis BPS, Senin, 2 Februari 2026.
Baca juga: Wacana Penerapan Asuransi bagi Wisman, Bos TRIPA Bilang Begini
Berdasarkan kebangsaan, selama Desember 2025, wisman Malaysia mendominasi dengan 243,1 ribu kunjungan atau 17,3 persen dari total kunjungan. Disusul Singapura dengan 204,5 ribu kunjungan atau 14,5 persen, dan Australia dengan 154,9 ribu kunjungan atau 11 persen.
“Jika dibandingkan November 2025 terjadi peningkatan kunjungan wisman dari ketiga negara tersebut, begitu pula jika dibandingkan dengan Desember 2024 kunjungan pada tiga negara tersebut mengalami peningkatan,” imbuhnya.
Sementara berdasarkan pintu masuk utama, lanjut Ateng, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang didominasi oleh wisman Australia.
Jumlah kunjungan wisman melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami peningkatan secara bulanan. Ini dipicu oleh minat kunjungan internasional pada periode Natal dan Tahun Baru 2026 dan liburan sekolah di berbagai negara.
Baca juga: Wisata Halal Taiwan Makin Populer, Ini Lembaga Sertifikasi Halalnya
Sementara itu, secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman pada Januari-Desember 2025 mencapai 15,39 juta kunjungan, meningkat 10,80 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
“Capaian kunjungan wisman di tahun 2025 ini merupakqn capaian tertinggi dalam 6 tahun terakhir atau sejak tahun 2020. Namun demikian ini masih sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2019 periode sebelum pandemi,” jelasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More