Categories: Keuangan

Kuartal III 2019, AAJI Catat Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa 14,7%

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, hingga kuartal III 2019 industri asuransi jiwa nasional mencatatkan pertumbuhan pendapatan 14,7 persen, atau dari Rp149,87 triliun pada kuartal III 2018 menjadi Rp171,83 triliun.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon menjelaskan, hampir seluruh komponen pendapatan industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan. Seperti, pendapatan premi yang tumbuh tipis sebesar 2 persen, atau dari Rp140,94 triliun pada kuartal III 2018 menjadi Rp143,77 triliun.

Budi melanjutkan, total premi baru meningkat 0,5 persen dari Rp89,58 triliun menjadi Rp89,98 triliun. Sementara, total premi lanjutan meningkat 4,7 persen dari Rp51,36 triliun menjadi Rp53,78 triliun.

“Jika dilihat lebih lanjut, bancassurance memiliki kontribusi terbesar terhadap total premi sebesar 41,8 persen, kemudian diikuti oleh keagenan sebesar 39,9 persen dan alternatif lain sebesar 18,4 persen,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Selain itu, Budi menambahkan, kenaikan signifikan terjadi pada hasil investasi yang naik sebesar 1.450 persen, dari Rp1,28 triliun pada 2018 menjadi Rp19,97 triliun.

“Kenaikan signifikan ini dimungkinkan oleh meningkatnya pemahaman masyarakat atas peran asuransi termasuk sebagai investasi,” tambahnya.

Kenaikan yang terjadi pada hasil investasi juga dibarengi dengan meningkatnya klaim Reasuransi sebesar 41,9 persen, dari Rp2,87 triliun menjadi Rp4,07 triliun. Selain itu, total aset industri asuransi jiwa juga mengalami peningkatan 6,8 persen secara tahunan menjadi Rp548,72 triliun. (*) Bagus Kasanjanu.

Dwitya Putra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

2 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

4 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

4 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

4 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago