Ilustrasi: Dolar makin menguat pasca kemenangan Donald Trump di Pilpres 2024. (Foto: istimewa)
Jakarta–Bank Indonesia (BI) mengumumkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di kuartal II-2017 yang tercatat surplus sebesar USD700 juta yang ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang lebih besar dari defisit transaksi berjalan. Surplus transaksi modal dan finansial didukung oleh kuatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia seiring pencapaian investment grade.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman mengatakan, transaksi modal dan finansial pada kuartal II-2017 mencatat surplus USD5,9 miliar yang didukung oleh meningkatnya surplus investasi langsung dan investasi portofolio. Surplus transaksi modal dan finansial ini lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada kuartal I-2017 sebesar USD8 miliar maupun surplus pada kuartal II-2016 sebesar USD6,9 miliar.
“Rendahnya surplus disebabkan oleh meningkatnya defisit investasi lainnya, terutama kebutuhan untuk pembayaran utang luar negeri serta antisipasi perbankan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas valas perbankan yang bersifat temporer dalam menghadapi libur panjang lebaran,” ujar Agusman dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017.
Sementara itu, lanjutnya, defisit transaksi berjalan tercatat lebih besar seiring menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas disertai meningkatnya defisit neraca jasa dan pendapatan primer. Defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2017 tercatat sebesar USD5 miliar (1,96 persen PDB), meningkat dari USD2,4 miliar (0,98 persen PDB) pada kuartal I-2017, namun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan defisit pada kuartal II-2016 sebesar USD5,2 miliar (2,25 persen PDB). (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More