Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) mencatat, sepanjang kuartal II 2017 perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp7,54 triliun atau tumbuh 174,4 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama yakni sebesar Rp2,74 triliun.
Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso mengatakan, dari total penyaluran kredit tersebut, kredit di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi kontribusi utama. Tercatat Bank Mantap telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp5,6 triliun atau tumbuh 211,5 persen (yoy).
“Kredit UMKM Rp5,6 triliun ini tersalurkan untuk pembiayaan kredit retail sebesar Rp1,11 triliun dan kredit Mikro sebesar Rp1,19 triliun. Pencapaian ini tak lepas dari komitmen perseroan dalam mendukung pelaku UMKM dan pensiunan PNS serta TNI/Polri yang bertujuan memperkuat kemandirian nasional dan meningkatkan daya saing,” ujarnya, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 12 Juli 2017.
Selain itu, kata dia, perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 552,1 persen menjadi Rp5,22 triliun pada akhir Juni 2017.
Atas peningkatan penyaluran kredit dan akuisisi nasabah pensiunan dan UMKM, lanjut dia, perseroan juga telah berhasil membukukan laba menjadi sebesar Rp67,51 miliar pada akhir bulan Juni 2017 atau meningkat sebesar 178 persen bila dibandingkan dengan akhir Juni tahun sebelumnya.
“Peningkatan laba tersebut juga didorong dari ehsiensi operasional yang telah dilakukan sehingga rasio atas pendapatan (CER) dapat ditekan menjadi 65,90 persen dibulan Juni 2017 atau turun sebesar -7,23 persen dari tahun 2016 sebesar 73,12 persen,” ucapnya.
Di sisi lain, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 137,57 persen menjadi Rp7,98 triliun pada Juni 2017 dibanding Rp3,36 triliun pada akhir Juni tahun lalu. Pencapaian tersebut didorong oleh peningkatan deposito sebesar Rp2,79 triliun menjadi Rp6,77 triliun atau tumbuh 142,37 persen dan dana murah (giro dan tabungan) sebesar Rp1,21 triliun atau tumbuh 113,91 persen dari periode sebelumnya.
Bank Mantap terus mengembangkan jaringan kantor cabang, jaringan elektronik maupun jaringan layanan lainnya. Hingga Juni 2017, Bank Mantap telah memiliki jaringan kantor 146 unit yang rencananya pada akhir 2017 berjumlah 186 unit ditambah dengan layanan 9 mobil kas keliling. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More