Maybank Bukukan Laba Bersih RM5,79 Miliar
Kuala Lumpur–Maybank Group mencatatkan laba bersihnya di kuartal satu 2017 sebesar RM1,7 miliar atau naik 19,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni sebesar RM1,43 miliar, yang didorong oleh penyaluran kredit dan pendapatan bunga bersih.
Kredit bruto naik 10,1 persen secara tahunan, melalui pembiayaan baik dari segmen Community Financial Services (CFS) maupun Global Banking (GB) yang menunjukkan ekspansi yang sehat. Operasional Malaysia memimpin pertumbuhan dengan kenaikan 7,2 persen, diikuti Indonesia dan Singapura yang masing-masing sebesar 7 persen dan 6,4 persen.
Pencapaian laba bersih ini juga disumbang oleh pertumbuhan yang kuat dari pendapatan bunga bersih di kuartal satu 2017 yang sebesar RM4,12 miliar atau meningkat dari RM3,79 miliar di tahun lalu. Meskipun demikian, sebagian diimbangi oleh penurunan pendapatan berbasis nonbunga bersih (net fee based income) menjadi RM1,44 miliar dari RM1,6 miliar pada tahun lalu.
Bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset ini, mampu mencatatkan pendapatan operasional bersih pada kuartal pertama naik 3 persen menjadi RM5,55 miliar dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama. Pendapatan ini didukung oleh kenaikan dari islamic banking sebesar 21,4 persen, Asuransi dan Takaful 18,3 persen dan Community Financial Services sebesar 5,4 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More