Perbankan

Kuartal I 2025, BRI Cetak Laba Rp13,8 Triliun dan Kredit Tumbuh 4,9 Persen

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil mencetak laba bersih periode berjalan sebesar Rp13,8 triliun per kuartal I-2025. Raihan laba tersebut menurun sebesar 13,63 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp15,98 triliun.

Mengutip laporan keuangan BRI di media massa, pendapatan bunga BRI di kuartal I-2025 tercatat sebesar Rp49,83 triliun. Angka ini ikut mengalami penurunan sebesar 1,51 persen yoy dari tahun sebelumnya Rp50,60 triliun.

Meski demikian, beban bunga BRI menurun menjadi Rp13,98 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp14,11 triliun, atau turun 0,88 persen yoy. Sehingga, pendapatan bunga bersih BRI sebesar Rp35,85 triliun dibandingkan periode sebelumnya pada tahun yang sama Rp36,49 triliun.

Baca juga: KUR BRI Rp42,23 Triliun Mengalir ke 975 Ribu UMKM hingga Kuartal I 2025

Dari sisi intermediasi, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.373,66 triliun atau meningkat sebesar 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesarRp1.308,65 triliun. Dari total tersebut, kredit yang disalurkan ke UMKM mencapai Rp1.126,02 triliun.

Selain itu, kualitas kredit BRI tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross sebesar 3,14 persen dan NPL net sebesar 0,89 persen, atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang masing-masing sebesar 3,27 dan 1 persen. NPL Coverage terjaga di level 200 persen.

Dana Pihak Ketiga dan Aset Naik Tipis

Kemudian dari sisi penghimpunan dana, BRI berhasil mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.421,6 triliun pada tiga bulan pertama 2025, atau tumbuh 0,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.416,21 triliun.

Baca juga: Segera Cek Rekening! Dividen BRI (BBRI) Masuk Hari Ini, Segini per Sahamnya

Dengan begitu, rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan todeposit ratio (LDR) BRI sebesar 86,58 persen per tiga bulan pertama tahun ini.

Sementara itu, total aset BRI meningkat menjadi sebesar Rp2.098,23 triliun pada kuartal I-2025, dibandingkan Rp1.992,9 triliun pada periode akhir Desember 2024. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

2 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago