News Update

Kuartal I-2018, Laba Bank Sampoerna Naik 14%

Jakarta –  PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) pada periode kuartal pertama 2018 mencatatkan laba bersih senilai Rp14,4 atau naik 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dikutip dalam keterangan resminya pada Jumat (11/5/2018), Direktur Utama Bank Sampoerna, Ali Rukmijah menyatakan, pertumbuhan laba ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah fluktuasi situasi makro ekonomi. Peningkatan laba bersih ini ditopang tidak hanya oleh peningkatan pendapatan bunga bersih, namun juga oleh pendapatan operasional selain bunga.

Secara rinci, pendapatan bunga bersih Bank Sampoerna pada kuartal pertama 2018 mencapai Rp150,2 miliar atau meningkat 17% secara year on year dengan total pinjaman per akhir Maret 2018 sendiri menjadi Rp6,4 triliun, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat hanya sebesar Rp6,2 triliun.

Baca juga: Bank Sampoerna Kembangkan Aplikasi Mobile TASAKU

Sementara, Henky Suryaputra, Chief Financial Officer Bank Sampoerna menambahkan bahwa selain terdapat kecenderungan penurunan suku bunga, Bank berhasil meningkatkan dana murah pihak ketiga dalam bentuk giro dan tabungan berturut-turut sebesar 27% dan 15% dibandingkan dengan kondisi pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan giro dan tabungan ini jauh lebih tinggi dari pertumbuhan deposito yang berada pada angka 11%.

Sebagai informasi, per akhir Maret 2018 komposisi dana pada rekening giro dan tabungan (Current Account & Saving Account/CASA) membaik ke tingkat 14,3% dibandingkan rasio yang sama pada kuartal I tahun lalu yang berada pada tingkat 13,5%.(*)

Risca Vilana

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

33 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago