Keuangan

Kuartal I 2018, Klaim Asuransi Jiwa Capai Rp34,51 Triliun

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, klaim asuransi jiwa pada kuartal pertama 2018 mencapai Rp34,51 triliun atau 43,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp24,05 triliun.

Ketua Bidang Hukum Hukum dan Kepatuhan AAJI, Maryoso Sumaryono menjelaskan, klaim nilai tebus merupakan penyumbang porsi terbesar dalam pembayaran klaim dan manfaat, yakni 60,3%.

“Klaim nilai tebus (surrender) meningkat sebesar 56,7% dibanding tahun sebelumnya yakni Rp20,80 triliun, klaim ini memiliki proporsi terbesar di dalam pembayaran klaim dan manfaat, yakni sebesar 60,3%”, ujar Maryoso di Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

Maryoso menambahkan, klaim penarikan sebagian (Partial Withdraw) juga mengalami kenaikan di kuartal I 2018 menjadi Rp4,51 triliun atau tumbuh 16,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Capai Rp52,49 Triliun

Selain itu, klaim kesehatan (medical) juga mengalami pertumbuhan pada kuartal I 2018 menjadi Rp2,43 triliun atau tumbuh 10,9%, dan berkontribusi 7% terhadap total klaim. Hal ini dipengaruhi oleh klaim kesehatan kumpulan sebesar 17,2% dan kesehatan perorangan sebesar 4,1%.

“Sebanyak 55,0% dari klaim medical berasal dari produk asuransi kesehatan kumpulan dan sisanya sebesar 45,0% berasal dari produk asuransi kesehatan perorangan”, tutup Maryoso.

AAJI telah menghimpun 58 data uang dirangkum dari perusahaan-perusahaan asuransi jiwa anggota, dari 59 perusahaan anggota. Hasil data yang telah diolah tersebut mencatat bahwa industri asuransi jiwa Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang baik di tahun 2018.(Bagus)

Risca Vilana

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

36 mins ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

4 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

10 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

10 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

11 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago