Jakarta–PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) pada kuartal pertama 2017 membukukan pendapatan sebesar Rp410 miliar. Angka tersebut terlihat mengalami kenaikan sebesar 12 persen dibanding kuartal pertama 2016.
Sementara pada laba bersih tercatat juga mengalami pertumbuhan sebesar 112 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya, dengan perolehan sebesar Rp22,7 miliar.
Kenaikan laba diperoleh dari kontribusi penurunan suku bunga sebesar 1 persen dari tahun sebelumnya, dan juga kenaikan kontribusi bisnis lelang seiring dengan membaiknya pasar mobil bekas. Penjualan mobil bekas di tahun ini membaik terutama untuk penjualan mobil-mobil berjenis passenger.
Sementara itu, untuk kuartal pertama 2017 divisi mobil bekas mencetak keuntungan ke Rp14 juta per unitnya dibandingkan Rp3 juta per unitnya pada tahun 2016. Target penjualan mobil bekas untuk 2017 sebesar 3.000 unit yang diperoleh dari internal grup ASSA dan 6.000 unit dari pihak eksternal (leasing dan perusahaan).
Penjualan mobil bekas ini dilakukan dengan sistem lelang. Disamping itu ASSA terus melakukan ekspansi cabang melalui relokasi dan revitalisasi cabang di area Palembang, Semarang, Banjarmasin, Balikpapan dan Surabaya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendorong masyarakat… Read More
Poin Penting SBN Ritel masih layak dibeli tahun ini karena bersifat stabil, berisiko rendah, dan… Read More
Poin Penting Retirement Goal Calculator dari Bank DBS Indonesia membantu menghitung kebutuhan dana pensiun secara… Read More
Poin Penting Bisnis bancassurance Bank DBS Indonesia tumbuh double digit sepanjang 2025, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Rupiah melemah ke Rp16.955 per dolar AS, namun pemerintah menegaskan pelemahan ini tidak… Read More
Poin Penting Madu Pelawan Bangka tembus pasar internasional berkat keunikan rasa pahit, warna gelap, dan… Read More