SMF gandeng asbanda lakukan sekuritisasi (Foto: Erman)
Jakarta–PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mencatat laba bersih perseroan mencapai Rp85 miliar pada kuartal I-2016, atau meningkat Rp14 miliar (19,72%) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp71 miliar.
Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto menjelaskan, peningkatan laba perseroan sejalan dengan pendapatan SMF yang mencapai Rp229,5 miliar di kuartal I 2016. Angka ini meningkat dibanding periode yang sama tahun 2015, yang mencapai Rp221,9 miliar.
“Naiknya pendapatan tersebut berasal dari pinjaman refinancing yang disalurkan,” ujar Raharjo di Jakarta, Rabu, 27 April 2016.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa dari perkembangan kinerja SMF selama 5 tahun terakhir tampak pertumbuhan dari tahun ke tahun meningkat cukup signifikan, meskipun di tengah kondisi perekonomian yang volatile.
Menurutnya, SMF menerima mandat dari Pemerintah untuk membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan perumahan yang terjangkau oleh masyarakat.
Pelaksanaan mandat ini dapat dilihat dari pertumbuhan aliran dana kumulatif yang telah disalurkan SMF dari pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan. Adapun total aliran dana kumulatif yang disalurkan sampai Maret 2016 sebesar Rp21,44 triliun, atau mencapai 6,60 kali, dari modal disetor SMF. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More