Ilustrasi: Kemenkes imbau masyarakat kembali gunakan masker di tempat publik. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Kualitas udara di Tangerang Selatan menjadi yang terburuk di Indonesia pada Jumat (11/8) per pukul 10.00 WIB berdasarkan pantauan situs IQ Air.
Tercatat, Indeks Kualitas Udara (AQI) Tangerang Selatan berada di angka 197 poin atau masuk kategori tidak sehat sebesar 144 mikrogram per meter kubik.
“Konsentrasi PM2.5 di South Tangerang saat ini 28.8 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO,” tulis keterangan di situs IQAir.
Particulate Matter (PM2.5) merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer).
Baca juga: Sistem Listrik Hijau dan Canggih Dipersiapkan untuk Istana Kepresidenan di IKN
Situs IQAir menyarankan warga Tangerang untuk menghindari aktivitas outdoor, menutup jendela untuk menghindari udara kotor hingga memasang penyaring udara. Kalaupun terpaksa melakukan aktivitas outdoor maka gunakanlah masker.
Dalam sepekan terakhir, udara di Tangerang Selatan masuk dalam kategori tidak sehat dengan rentang 166 – 197 poin.
Dalam situs IQAir juga menyebutkan 10 kota dengan kualitas terburuk di Indonesia, per 11 Agustus 2023, antara lain:
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More