Categories: Nasional

Kualitas Layanan Jadi Target DJPK 2016

Jakarta–Peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu fokus Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) tahun ini. Hal itu turut dimasukkan dalam penetapan target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang disusun DJPK.

Dalam target IKU, DJPK memasukkan penetapan target IKU terkait indeks kepuasan pengguna layanan. Hal ini dimaksudkan agar DJPK dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pemangku kepentingan, khususnya terkait dengan transfer ke daerah dan dana desa.

Tahun ini, DJPK telah menetapkan 12 sasaran strategis yang dijabarkan dalam 18 IKU.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Boediarso Teguh Widodo mengungkapkan, ada sejumlah perubahan pada IKU DJPK 2016 dibandingkan dengan 2015, antara lain penghapusan atas lima IKU, penambahan sembilan IKU baru, dan rewording pada enam IKU. Selain itu, ada tiga IKU yang tidak mengalami perubahan.

“Semua perubahan ini dimaksudkan untuk menyesuaikan IKU dengan roadmap transformasi kelembagaan DJPK, serta kebijakan baru yang diterapkan dalam transfer ke daerah dan dana desa,” ungkapnya dalam acara penandatanganan kontrak kinerja DJPK  untuk 2016  di Jakarta.

Acara penandatanganan kontrak kinerja ini sendiri dihadiri oleh semua level pejabat hingga pegawai di lingkungan DJPK.  Hal ini merupakan bentuk komitmen jajaran DJPK untuk menjalankan pekerjaan terkait tugas dan fungsi organisasi selama satu tahun dengan baik, sekaligus pemicu dalam mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun 2016 ini.(*) Rezkiana Nisaputra

Apriyani

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

17 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

52 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

1 hour ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago