News Update

KSEI Perkuat Akses Pasar Modal Lewat Bank

Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyampaikan komitmen untuk terus memperluas kerjasama dengan perbankan. Salahsatunya dengan menambah jumlah bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) dari sebelumnya 9 menjadi 12 bank.

Sebagai informasi, tiga bank terakhir yang baru menjadi bank RDN yakni Bank Nobu, Bank BTPN, dan Bank Panin.

“Ini merupakan langkah konkrit yang kami lakukan untuk semakin mempermudah proses transaksi efek, sekaligus memperluas jaringan pasar modal dalam rangka menuju AKSes Financial Hub,” kata Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari di Jakarta, Jumat, 30 Desember 2016.

Saat ini, menurut dia, jumlah dana yang tersimpan dalam RDN mencapai sebesar Rp11,51 triliun per 28 Desember 2016, meningkat 168,3% dari Rp4,29 triliun per akhir Desember 2015.

“Apabila diperlukan, KSEI dapat menambah jumlah bank RDN, agar sinergi pasar modal dan jaringan perbankan semakin luas, serta semakin banyak alternatif bank yang menjadi pilihan investor,” tukasnya.

Adapun jumlah investor yang tercatat per akhir 28 Desember 2016 mencapai 891.070. Angka ini meningkat 105,27% dibanding total SID (Single Investor Identification) pada periode yang sama tahun sebelumnya sejumlah 434.107.

Peningkatan jumlah investor yang cukup signifikan tersebut didukung oleh implementasi S-INVEST dan penerapan SID untuk pemilik Surat Berharga yang diterbitkan Bank Indonesia (BI), dimana data SID untuk investor pemilik Reksa Dana dan SID Surat Berharga yang diterbitkan BI kini telah terkonsolidasi di KSEI.

Sementara total aset yang tercatat di C-BEST hingga 28 Desember 2016 meningkat 16,39% dari Rp 3,022,57 triliun menjadi Rp3.517,86 triliun. Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal serta peningkatkan jumlah Emiten. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

2 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

11 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

11 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

12 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

13 hours ago