Washington – Menteri keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk menghadapi tantangan ekonomi global diperlukan kerjasama antarnegara. Krisis ekonomi, tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja, namun membutuhkan aksi kolektif dari negara-negara G20.
“Tantangan ekonomi global yang kompleks tidak dapat diselesaikan oleh satu negara atau oleh kelompok negara yang bertindak sendiri, itu membutuhkan tindakan kolektif dari kelompok yang terdiri dari 85% ekonomi dunia,” ujar Menkeu, pada Welcoming Remarks 4th Finance Minister and Central Bank Governors (FMCBG) Metting, di Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis, 13 Oktober 2022.
Lanjutnya, gagasan tersebut didasari oleh sejarah keberhasilan G20 dalam merespons krisis keuangan global dan pemulihan pasca pandemi. Dia meyakini bahwa dalam menghadapi tantangan ekonomi ini, kerja sama antarnegara di dunia dapat mengulang kembali keberhasilan dalam merespons krisis.
Selain itu, dibutuhkan kelompok atau negara dengan perwakilan paling beragam untuk memastikan semua suara di dengar.
“Semua negara dengan pengaruh ekonomi global sistemik harus dilibatkan dalam menemukan solusinya. Kita tahu bahwa ini tidak mudah, mengingat beragamnya keanggotaan G20 kita akan selalu memiliki perbedaan dalam penggunaan posisi dan pengalaman kita pada banyak masalah penting. Tetapi perbedaan ini juga memungkinkan kita untuk menemukan solusi inklusif terbaik untuk seluruh dunia,” ungkap Sri Mulyani. (*) Irawati
Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More