Nasional

Kriminalisasi Ketum Hipmi, Diduga Bermotif Untuk Kuasai Aset

Jakarta –  Adanya upaya kriminalisasi terhadap Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H Maming diduga berkaitan dengan motif pengambilalihan bisnis dan asetnya di Kalimantan Selatan (Kalsel). Diharapkan persoalan ini bisa segera selesai dan tidak ada yang dirugikan.

“Kasus ini dimunculkan bisa jadi untuk merebut usaha lawan bisnis dengan menjadikannya korban kriminalisasi. Jangan sampai Mardani menjadi korban kriminalisasi,” ujar Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana, dalam keterangannya 7 Juni 2022.

Ia mengungkapkan, bahwa publik perlu membaca kasus tersebut secara utuh agar tidak terjebak oleh pemberitaan yang dipengaruhi oleh masing-masing pihak terkait apakah kasus Ketua Umum Hipmi tu lebih banyak bernuansa politis atau murni kasus hukum.

“Kita perlu membaca kasus Mardani untuk memahaminya, detail, dan tidak terjebak dengan adanya pemberitaan,” tegas Denny.

Menurut Denny tidak cukup jika hanya menyerahkan kasus ini kepada proses hukum. Publik harus lebih cerdas menggali informasi secara mendalam dan menyikapi apakah ini merupakan kasus kriminalisasi atau kasus hukum. “Kita harus menggali permasalahan ini lebih dalam,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menilai, persoalan yang menimpa Mardani harus disikapi secara kritis. Denny menekankan penilaiannya tersebut tidak bermaksud untuk masuk dalam suatu kasus. Dia hanya ingin menjaga siapapun terhindar dari upaya kriminalisasi.

“Sampai sekarang saya sendiri masih menjadi korban kriminalisasi, itu sangat zalim. Bukan perkara mudah, sudah sering saya berhadapan dengan hukum. Siapapun yang dikriminalisasi harus kita bantu,” tutup dia. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More

7 mins ago

E-Retribusi Resmi Berlaku di Gilimanuk, Bank BPD Bali Perkuat Digitalisasi Layanan

Poin Penting E-retribusi resmi diterapkan di Terminal dan area manuver Gilimanuk dengan dukungan perangkat CSR… Read More

23 mins ago

Agresif! BSN Resmi Ekspansi ke Ekosistem Ekonomi Muhammadiyah

Poin Penting BSN menggandeng Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengelola ekosistem keuangan AUM dan mendongkrak pangsa… Read More

51 mins ago

127 Ribu BSI Agen Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan Syariah

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memiliki lebih dari 127 ribu BSI Agen… Read More

1 hour ago

Masuk Pasar Asuransi Kesehatan, Roojai Tawarkan Produk Berkonsep Perlindungan Modular

Poin Penting Roojai Indonesia meluncurkan asuransi kesehatan modular yang memungkinkan nasabah menyusun perlindungan dan premi… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Masih Mampu Ditutup Hijau pada Level 8.330, Naik 0,60 Persen

Poin Penting IHSG sesi I (25/2) ditutup menguat 0,60% ke level 8.330,12 dengan nilai transaksi… Read More

2 hours ago