Keuangan

Kredivo Tengah Jajali Pembayaran Paylater di Sektor Transportasi, Begini Strateginya

Jakarta – PT Kredivo Finance (Kredivo) tengah mengintip peluang pembayaran buy now pay later (BNPL) atau paylater yang berkaitan dengan transportasi. Terbaru, Kredivo bekerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk pembelian tiket.

Sebelumnya, produk paylater milik Kredivo juga sudah menyediakan pembayaran untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) bekerja sama dengan Shell, dan pembelian tiket kereta api dengan Kereta Api Indonesia (KAI).

Namun, Lily Suriani, Direktur Pemasaran dan Strategi Kredivo, menjelaskan kalau sektor transportasi belum memperoleh persentase pembayaran sebesar produk-produk lain seperti barang elektronik.

“Kalau misalnya transportasi kayak misalnya BBM ataupun tiket kereta, itu semua kita lihat (peningkatannya) memang cukup signifikan. Tapi mungkin, secara persentase masih lebih besar di gadget dan elektronik,” tutur Lily saat ditemui di MRT Bundaran HI Bank DKI pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Baca juga: Makin Mudah! Kini Naik MRT Bisa Bayar Pakai Kredivo

Terkait pemesanan tiket, Kredivo juga sudah bekerja sama dengan platform seperti Tiket.com Sementara, di bidang transportasi umum, Lily tidak menampik akan membuka kerja sama dengan moda transportasi lain terkait pembelian tiket.

Utamakan analisis

Namun, sebelum menjajaki kolaborasi ini, Lily menegaskan kalau pihaknya akan melakukan analisis terlebih dahulu, menentukan transportasi umum mana yang dibutuhkan untuk nasabah Kredivo.

“Kita pasti akan coba analisis lagi kebutuhan pengguna di mana. Kalau misalnya kita melihat ada use case yang cukup bagus, baru kita akan jalankan. Karena, pada akhirnya adalah kita mau kerja sama yang kita jalankan semuanya juga beneficial buat 2 party gitu,” tegasnya.

Baca juga: Kredit UMKM Lesu Hanya Tumbuh 4,42 Persen pada Agustus 2024, Begini Kata Analis

Per September 2024 lalu, Kredivo sudah bekerja sama dengan MRT Jakarta terkait pembelian tiket melalui aplikasi MyMRTJ. Disebutkan bahwa total pembayaran tiket menggunakan Kredivo tumbuh empat kali lipat.

Adapun persentase pemakaian aplikasi digital untuk membayar tiket MRT mencapai 20 persen, berbanding 80 persen dari pembayaran kartu elektronik. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Yulian Saputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

3 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

4 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

4 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

4 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

6 hours ago