Analisis

Kredit UMKM Bank Raya untuk Sektor KUB Tembus 31,2 Persen per September 2025

Poin Penting

  • Porsi kredit UMKM Bank Raya untuk sektor KUB mencapai 31,2% pada September 2025, naik dari 30,62% pada Desember 2024.
  • Implementasi ESG diperkuat melalui Green Banking, termasuk Digital Saving Rp1,75 triliun, Green Lending Rp2,27 triliun, dan pembelian Green Bond Rp73 miliar.
  • Bank Raya meraih penghargaan ESG Appreciation 2025, didukung 11 kegiatan utama ESG dan 41 program keberlanjutan yang dilaksanakan di seluruh unit kerja.

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mencatat total penyaluran pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi pada sektor Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB) terus terjaga setiap tahun.

Hal itu tercermin dari komposisi pembiayaan UMKM pada September 2025 yang mencapai 31,2 persen, meningkat dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar 30,62 persen

Lalu, pada implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) lainnya juga diwujudkan melalui penerapan Green Banking. Hingga September 2025, Digital Saving tercatat sebesar Rp1,75 triliun dengan total pengguna aplikasi Raya lebih dari 1,6 juta nasabah.

Baca juga: Bank Raya (AGRO) Salurkan Kredit Rp7,27 T hingga Q3 2025

Green Lending Bank Raya mencapai Rp2,27 triliun untuk segmen UMKM dan menengah dalam kategori Usaha Berkelanjutan pada Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati. Selain itu, perseroan juga telah melakukan pembelian Green Bond senilai Rp73 miliar.

Raih Penghargaan ESG Appreciation 2025

Atas pencapaian tersebut, Bank Raya berhasil meraih penghargaan Investor Daily ESG Appreciation 2025 dalam kategori Initiative in Social Innovation.

Penghargaan tersebut diberikan kepada korporasi yang berhasil mengembangkan dan menerapkan inovasi baru yang memberikan solusi sosial secara efektif, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Baca juga: Bank Raya Hadirkan Fitur Uang Saku, Bantu Anak Belajar Kelola Uang Sejak Dini

Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Bank Raya, Danar Widyantoro menyatakan, penghargaan ESG Appreciation 2025 merupakan dorongan bagi Perseroan untuk terus memperkuat agenda keberlanjutan di seluruh lini bisnis. 

Menurutnya, melalui implementasi green banking, inovasi digital, peningkatan literasi keuangan, dan pengembangan operational excellence yang ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami juga terus mengembangkan produk digital yang berfokus pada segmen Mikro dan Kecil berbasis Sustainability Green Economy didukung tata kelola yang baik,” ucap Danar dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 24 November 2025.

11 Kegiatan Utama ESG Bank Raya

Adapun, Bank Raya telah melakukan penerapan ESG sebanyak 11 Kegiatan Utama, antara lain Green Office, Carbon Emission, Operational Efficiency, Human Capital, Human Right, Financial Inclusion, CSR.

Kemudian, Product Governance, Corporate Governance, Business Ethics, Information System and Cyber Security. Dari 11 kegiatan utama diturunkan menjadi 41 program yang dilakukan oleh seluruh Unit Kerja di Bank Raya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

10 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago