Ilustrasi: Gedung Bank Kalteng/istimewa
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah atua Bank Kalteng mencatat pertumbuhan kinerja yang positif dengan mencatatkan laba bersih Rp286,56 miliar pada kuartal III 2024. Laba bersih Bank Kalteng tersebut naik 1,88 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp281,28 miliar.
Merujuk laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, raihan laba bersih bank yang dipimpin oleh Maslipansyah sebagai pelaksana tugas (plt) direktur utama ini berhasil meningkatkan penyaluran kredit dari Rp9,67 triliun pada 2023 menjadi Rp10,46 triliun. Ini menunjukkan peningkatan 8,21 persen, yang mengindikasikan bahwa bank tetap fokus dalam mendukung pertumbuhan sektor riil dan penyaluran kredit produktif di wilayah operasionalnya.
Baca juga: Triwulan-III 2024, Laba Bersih Bank Lampung Susut 23,13 Persen Jadi Rp92,75 Miliar
Penyaluran kredit tersebut dibarengi dengan kualitas kredit. Per September 2024, posisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) net 1,72 persen. Sedangkan NPL gross berada di level 2,81 persen. Rasio NPL ini berada jauh di bawah threshold yang ditentukan regulator, yakni maksimal 5 persen.
Selain dari kinerja intermediasi, raihan laba bersih Bank Kalteng juga ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh double digit. Per September 2024, pendapatan bunga bersih perseroan tercatat Rp863,98 miliar, atau naik 12,15 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp770,34 miliar.
Pun demikian dengan penghimpunan dana Bank Kalteng. Dana Pihak Ketiga (DPK) selama 9 bulan pertama tahun 2024 mengalami lonjakan double digit. Tercatat, DPK Bank Kalteng sebesar Rp13,32 triliun, atau naik 25,06 persen ketimbang dari tahun yang sebesar Rp10,65 triliun.
Baca juga: Tumbuh Double Digit, Laba Bank BPD Bali Tembus Rp774,03 Miliar di Kuartal III 2024
Kinerja positif pada penyaluran kredit dan peningkatan DPK mendorong kenaikan siginifikan pada sisi aset Bank Kalteng. Pada September 2024, Bank Kalteng berhasil mencatatkan total aset Rp18,51 triliun. Total aset ini melonjak 22,59 persen dari Rp15,10 triliun pada September 2023.
Sementara dari sisi rasio keuangan, posisi loan to deposit rasio (LDR) Bank Kalteng per September 2024 berada di level 78,51 persen. Adapun Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) masing-masing sebesar 2,85 persen dan 12,49 persen pada September 2024. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More