Perbankan

Kredit Tumbuh 19,22 Persen, Laba J Trust Bank jadi Rp161,22 Miliar di September 2024

Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk atau J Trust Bank mencatat kinerja keuangan solid dengan berhasil membukukan laba bersih Rp161,22 miliar pada kuartal III 2024. 

Katalis peningkatan kinerja tersebut dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto menjadi Rp28,13 triliun dari sebelumnya Rp23,60 triliun, tumbuh 19,22 persen year on year (yoy).

“Performa keuangan Perseroan dalam kondisi sangat baik didukung dengan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang optimal. Kami optimis dapat mencapai target bisnis di tahun 2024,” kata Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, dalam keterangan resmi dikutip Jumat, 1 November 2024.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, kinerja intermediasi juga dibarengi dengan kualitas kredit yang terjaga. Hal ini terlihat dari rasio NPL (non-performing loan) bank pada kuartal III 2024 terus membaik, dengan NPL gross berada di level 1,20 persen dan NPL net di 0,91 persen. 

Baca juga : Airlangga: 15 Investor Asing Tertarik Jajaki Industri Tekstil RI

Sementara itu, pendapatan bunga juga tercatat meningkat menjadi Rp2,27 triliun pada kuartal III 2024, dari sebelumnya Rp1,83 triliun pada Kuartal III 2023 atau tumbuh 23,68 persen yoy. 

Peningkatan pendapatan bunga tersebut juga diikuti oleh pendapatan operasional lainnya yang juga tercatat meningkat menjadi Rp79,91 miliar pada kuartal III 2024 dari sebelumnya Rp21,77 miliar pada kuartal III 2023 atau tumbuh 267,14 persen yoy.

Dari sisi penghimpunan dana, DPK ikut mengalami kenaikan menjadi Rp34,18 triliun dari Rp29,73 triliun atau sebesar 14,95 persen yoy pada posisi kuartal III 2024 dibandingkan kuartal III 2023.  

Kombinasi pertumbuhan ini pada akhirnya membuat LFR (Loan to Funding Ratio) Perseroan meningkat dari 79,37 persen pada kuartal III 2023 menjadi 82,32 persen pada kuartal III 2024.

Baca juga : WIKA Kantongi Pendapatan Rp12,55 Triliun di Kuartal III 2024, Ini Penopangnya

Di sisi permodalan Perseroan mampu menjaga Capital Adequacy Ratio (CAR) di 13,08 persen pada kuartal III 2024. Ke depannya, perseroan berkomitmen untuk menjaga CAR pada posisi yang sehat sehingga dapat mendukung pertumbuhan bisnis dan mengantisipasi risiko terkait. 

Sedangkan dari sisi rentabilitas, perseroan juga tercatat mampu membukukan pertumbuhan dimana Return-On-Equity (ROE) perseroan meningkat dari 4,71 persen di kuartal III 2023 menjadi 6,94 persen di kuartal III 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Aktifkan Lagi

Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More

16 mins ago

Free Float 15 Persen Dilakukan Bertahap, Begini Respons AEI

Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More

53 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More

1 hour ago

Misbakhun Buka Suara soal Namanya Masuk Bursa Calon Ketua OJK

Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More

1 hour ago

OJK Perluas Klasifikasi Investor Jadi 27 Jenis, Ini Rinciannya

Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More

2 hours ago

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia se-Asia Pasifik

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

2 hours ago