Categories: Info Anda

Kredit Pintar dan Polimedia Ajak Anak Muda Melek Finansial Lewat Progam KOMA

Poin Penting

  • Polimedia dan Kredit Pintar meluncurkan kampanye KOMA untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda agar terhindar dari perilaku konsumtif, FOMO, dan risiko jeratan utang.
  • KOMA diarahkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong mahasiswa lebih bijak mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta memahami risiko layanan keuangan digital.
  • Kredit Pintar memperkuat komitmen literasi keuangan, telah menjangkau ribuan peserta di 42 kota dan menilai edukasi finansial sebagai langkah strategis mencegah kerentanan ekonomi.

Jakarta – Gaya hidup impulsif dan konsumtif menjadi tantangan bagi generasi muda Indonesia. Perilaku ini bisa memicu kemiskinan jika tidak diimbangi kemampuan finansial. Maka itu, penting bagi generasi muda untuk melek finansial.

Fenomena itu melatari kerja sama Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) dan Kredit Pintar. Keduanya menghadirkan gerakan edukatif yang dinamakan KOMA (Kemiskinan, Obrolan, Mimpi, Aksi): Berhenti Sebelum Titik. Kegiatan dgielar di Kampus Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.

Rizky Kertanegara, Ketua Pelaksana Kampanye KOMA, Polimedia, mengatakan, tekanan gaya hidup, FOMO, dan godaan konsumsi instan menjadi tantangan baru bagi generasi muda. Kondisi ini membuat mahasiswa juga rentan terjerat utang atau mengalami ketidakstabilan finansial.

“Untuk itu, melalui campaign KOMA kami hadir untuk mengajak mahasiswa Polimedia dan generasi muda Indonesia untuk lebih sadar, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” jelasnya dikutip dalam keterangan resmi, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca juga: Begini Cara Kredit Pintar Bantu UMKM Melek Finansial dan Akses Modal Usaha

Program ini juga dirancang sebagai gerakan berkelanjutan yang diharapkan membentuk pola pikir baru di generasi muda terkait pengelolaan keuangan.

Melalui kampanye KOMA, diharapkan menjadi sebuah langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang bijak dalam mengambil keputusan keuangan, mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami manfaat dan risiko layanan keuangan digital, memiliki kebiasaan menabung dan merencanakan masa depan, serta dapat bertanggung jawab dalam menggunakan instrumen keuangan modern.

Kredit Pintar melihat inisiatif ini sangat penting untuk membekali anak muda dengan kemampuan mengelola keuangan. Maka Kredit Pintar pun tergerak untuk ikut menyukseskan program KOMA.

“Inisiatif ini tidak hanya fokus pada edukasi keuangan, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap SDGs poin satu yaitu No Poverty,” ujar Puji Sukaryadi, Brand Manager Kredit Pintar.

Melalui kampanye KOMA, Kredit Pintar dan Polimedia mengajak mahasiswa untuk mengenali pola konsumtif, memahami risiko keuangan yang mungkin muncul, serta membangun kebiasaan pengelolaan uang yang lebih sadar, terukur, dan bertanggung jawab.

Dengan meningkatkan literasi keuangan, kampanye ini diharapkan bisa mencegah kerentanan finansial di kalangan muda yang berpotensi menimbulkan kemiskinan struktural di masa depan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak mahasiswa yang sadar bahwa kesehatan finansial bukan hanya tentang jumlah uang, tetapi tentang bagaimana setiap individu mengelolanya dengan bijak. KOMA hadir sebagai pengingat bahwa kemiskinan dapat dicegah—dimulai dari kesadaran, pengetahuan, dan aksi nyata,” tegas Puji.

Baca juga: Infobank Digital Bareng Tugu Insurance Gelar Literasi Keuangan di FEB Unpad

Literasi keuangan menjadi salah satu fokus Kredit Pintar Sejak 2022 hingga Oktober 2025 misalnya, Kredit Pintar sudah menjangkau lebih dari 3.150 orang di 42 kota lewat program literasi keuangan “Kelas Pintar Bersama”.

Jumlah ini akan terus meningkat sejalan komitmen Kredit Pintar dalam menyediakan edukasi yang merata, memperluas inklusi keuangan, serta membekali masyarakat dengan pengetahuan untuk mengambil keputusan finansial yang cerdas, aman, dan berkelanjutan di era digital.

Sementara, dari sisi kinerja, sepanjang tahun lalu, Kredit Pintar sudah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp8,8 triliun. Jika dihitung secara akumulasi sejak beroperasi pada 2017, platform pinjaman daring ini sudah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp58,8 triliun. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago