Ilustrasi: Aplikasi Krom Bank. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) mencatatkan kinerja intermediasi yang solid. Hingga September 2025, bank digital ini mampu menyalurkan kredit Rp7,96 triliun atau melesat 124 persen jika dibandingkan tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp3,54 triliun.
Realisasi kredit tersebut melesat jauh di atas rata-rata nasional sebesar 7,70 persen di September 2025, menurut Bank Indonesia.
Kualitas kredit juga diimbangi dengan membaiknya Non Perfoming Loan (NPL) berada pada level 2,64 persen atau membaik 6bps jika dibandingkan tahun sebelumnya 2,70 persen.
Baca juga: DPK Krom Bank Tembus Rp6,30 Triliun di Agustus 2025, Melesat 214 Persen
Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan menjelaskan, Krom Bank berfokus pada penyaluran kredit dan pertumbuhan yang berkualitas dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dan kehati-hatian.
“Pertumbuhan ini tidak terlepas dari strategi kami menyasar sektor prioritas seperti UMKM, konsumsi produktif, serta pembiayaan retail ke depannya kami optimis penyaluran kredit akan terus tumbuh khususnya di sektor produktif,” jelas Anton dalam keterangan resminya, 11 November 2025.
Berkat realisasi kredit tersebut, kata Anton, mendorong pertumbuhan laba sebelum pajak (PBT) perseroan yang naik 17 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp161,64 miliar.
Aset perusahaan juga meningkat 87 persen yoy menjadi Rp10,67 triliun. Pencapaian ini merupakan wujud komitmen Krom Bank yang terus tumbuh sehat dan berkelanjutan.
Dari sisi pertumbuhan nasabah, Krom Bank mencatat jumlah nasabah per September 2025 naik 230 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Lonjakan jumlah nasabah ini merupakan keberhasilan Krom Bank sebagai bank Digital yang terus mendapat kepercayaan dari nasabah dan masyarakat,” Anton.
Pencapaian tersebut, lanjut Anton, tak lepas dari strategi Krom Bank dalam memperkuat daya saing bertumpu pada inovasi yang berkelanjutan dan perluasan ekosistem.
Ia menjelaskan, pihaknya secara aktif fokus pada dua hal utama, yakni memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai produk inti perseroan.
Baca juga : Krom Bank Genjot Ekspansi Digital, Incar 20 Juta Nasabah di 2030
Untuk ekspansi, BBSI menginisiasi berkolaborasi dengan pihak-pihak strategis, baik di dalam maupun di luar ekosistem. Hal ini guna mempercepat akuisisi nasabah baru dan memperluas penggunaan Krom di masyarakat.
“Misalnya saja bekerja sama dengan partner untuk mengintegrasikan layanan digital banking Krom ke dalam transaksi harian nasabah,” jelasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Visa mencatat penyebutan “AI Agent” meningkat 477 persen, menandai masifnya pemanfaatan AI dalam… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More