News Update

Kredit KPR Diprediksi Makin Bergairah Pasca Penurunan Bunga Acuan

Jakarta – PT Repower Asia lndonesia Tbk (Repower) menyambut positif penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada Febuari 2020.

Direktur Marketing Repower Andy K Natanael menilai, seiring menurunnya suku bunga acuan dari 5,00% menjadi 4,75% suku bunga KPR yang di tawarkan oleh bank kian kompetitif. Dengan begitu, dirinya menilai industri properti dan kredit KPR akan semakin bergairah.

“Penuruna itu juga diharapkan memberi banyak pilihan solusi pembiayaan yang tepat untuk masyarakat yang ingin memiliki produk-produk properti Repower,” kata Andy di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Dirinya mengatakan, dengan penurunan bunga acuan, diharapkan akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk membeli properti dan meningkatkan daya beli. Terlebih saat ini pihaknya terus membidik penyaluran KPR dengan skema Syariah.

“Kami saat ini lebih banyak kerja sama dengan perbankan syariah untuk melayani KPR syariah. Kami melihat bahwa skrg ini kpr syariah cukup agresif,” ucap Andy.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan memang masih mengalami perlambatan di Januari 2020. Penyaluran kredit tercatat sebesar Rp5.514,4 triliun atau hanya tumbuh 5,7% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 5,9% (yoy).

Sejalan dengan perlambatan total kredit, kredit properti pada Januari 2020 juga melambat dibandingkan bulan sebelumnya dari 9,7% (yoy) pada Desember 2019 menjadi 9,3% (yoy) pada Januari 2020 yang disebabkan oleh perlambatan kredit KPR/KPA, kredit konstruksi, serta kredit real estat.

Pertumbuhan kredit KPR/KPA juga masih melambat dari 8,0% (yoy) menjadi 7,7% (yoy) pada Januari 2020 yang disebabkan oleh kredit KPR tipe 22-70 di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Dengan adanya penurunan bunga acuan pada periode Febuari 2020 diharapkan kredit KPR tersebut akan semakin bergairah dan terus tumbuh. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

2 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

3 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

3 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

4 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

4 hours ago