Livin' Auto Bank Mandiri
Jakarta – Bank Mandiri mencatat pertumbuhan pengguna Super App Livin’ by Mandiri hingga kuartal III 2024 menembus angka 27,6 juta pengguna, naik 32 persen secara year on year (yoy). Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp2.940 triliun dengan frekuensi transaksi 2,7 miliar transaksi.
Untuk itu, sebagai bentuk komitmen yang berkelanjutan dalam menyediakan layanan perbankan digital terdepan, Bank Mandiri dengan bangga memperkenalkan fitur terbaru Livin’ Auto di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Dirancang sebagai solusi pembiayaan yang holistik, fitur ini memudahkan nasabah untuk mewujudkan kendaraan impian mereka dengan proses yang lebih cepat dan mudah.
Livin’ Auto saat ini tersedia bagi nasabah yang memenuhi kriteria dan dapat diakses langsung melalui ikon Livin’ Auto pada homescreen Livin’ by Mandiri.
Fitur ini menawarkan solusi perbankan untuk Kredit Kendaraan Bermotor yang terintegrasi dari awal hingga akhir. Mulai dari pengajuan, persetujuan, hingga pengiriman kendaraan, semuanya dalam satu aplikasi Livin’ by Mandiri.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto menjelaskan bahwa peluncuran Livin’ Auto merupakan bukti nyata dari komitmen Bank Mandiri untuk mendukung kebutuhan nasabah memiliki kendaraan impian cukup dari genggaman.
Baca juga: BNI AM dan Mandiri Sekuritas Ajak Karyawan Toyota Astra Finance Investasi Reksa Dana
Livin’ Auto menawarkan tiga keunggulan, yaitu Auto Lengkap Pilihannya, Auto Gampang Kreditnya, dan Auto Tenang Monitor Pembiayaannya.
Keunggulan yang pertama, Auto Lengkap Pilihannya memungkinkan nasabah untuk menemukan berbagai pilihan kendaraan melalui fitur “Explore”, lengkap dengan detail eksterior, interior, dan spesifikasi, serta menyesuaikan pilihan kendaraan sesuai dengan limit dan anggaran mereka.
Selain itu, tersedia fitur “Simulasi Pinjaman” yang memberikan kemudahan dalam menentukan besaran uang muka, tenor, dan asuransi sesuai kebutuhan, sehingga nasabah dapat menghitung estimasi kredit secara akurat.
Ditambah dengan suku bunga pinjaman yang kompetitif, nasabah dapat menikmati penawaran yang menarik sehingga Auto Gampang Kreditnya.
Nasabah juga hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk proses pre-check dan tiga jam untuk persetujuan kredit. Kemudahan ini memungkinkan nasabah untuk segera merealisasikan impian mereka memiliki kendaraan hanya dari genggaman, tanpa perlu menunggu lama.
Setelah pengajuan pembiayaan berhasil dikirim, nasabah dapat melakukan tracking melalui fitur “Lacak Status Pengajuan” di Livin’ Auto.
Dengan cara ini, nasabah bisa mendapatkan informasi terbaru mengenai proses pembiayaan kendaraan secara real-time, menjadikan prosesnya lebih transparan dan memberikan pengalaman Auto Tenang Monitor Pembiayaan.
“Dengan hadirnya fitur ini, kami tidak hanya berusaha memenuhi kebutuhan finansial nasabah, tetapi juga berkomitmen menjadi pelopor dalam inovasi perbankan digital. Fitur ini merupakan langkah strategis untuk membawa Livin’ by Mandiri sebagai beyond super app bidang finansial dan gaya hidup to the next level, yang menggabungkan kemudahan teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat dan menciptakan solusi yang mendukung impian serta aspirasi nasabah,” kata Aquarius dikutip Jumat (29/11).
Harapannya, fitur Livin’ Auto dapat mengoptimalkan akuisisi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan tentunya terus meningkatkan portfolio Mandiri KKB di tahun 2024. Saat ini, layanan Mandiri KKB sendiri telah menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Hingga September 2024, tercatat total pengajuan Mandiri KKB mencapai Rp7,8 triliun, meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp7,3 triliun. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap layanan pembiayaan kendaraan dari Bank Mandiri.
Baca juga: Mandiri Utama Finance Tebar Promo Pembiayaan di Pameran Otomotif GJAW 2024
Sebelumnya, Bank Mandiri telah meluncurkan beberapa layanan pinjaman di dalam aplikasi Livin’ by Mandiri yang mendapatkan sambutan positif dari nasabah.
Di antaranya, personal loan dengan plafon hingga Rp1 miliar bagi nasabah yang memenuhi syarat, layanan konversi transaksi kartu kredit menjadi cicilan dengan tenor bervariasi, dan power cash kartu kredit yang memungkinkan nasabah mengonversi limit kartu kredit menjadi uang tunai hingga 50 persen,
Selain itu, tersedia layanan buy now pay later sebagai opsi pembayaran di berbagai merchant dengan limit hingga 50 persen menggunakan QRIS, serta fitur Livin’ KPR yang mempermudah nasabah dalam menemukan hunian impian dari developer terkemuka hingga pengajuan kredit secara mudah dan cepat untuk selangkah menuju rumah. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More