Ilustrasi: Pembangunan insfrastruktur di Tanah Air/istimewa
Jakarta – Perbankan nasional khususnya Bank BUMN dipercaya memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur nasional yang telah dicanangkan oleh Pemerintah. Hingga tahun 2018 saja tercatat 49% dari seluruh kredit infrastruktur telah dijalankan oleh bank BUMN.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Manajemen Risiko PT BNI (Persero) Tbk Bob Tyasika Ananta pada acara seminar mengenai infrastruktur di Graha CIMB Niaga Jakarta. Ia menyebutkan, total keseluruhan kredit infrastruktur perbankan BUMN telah mencapai Rp330 triliun.
“Bank BUMN seperti BNI, Mandiri, serta BRI telah menyalurkan kredit di sektor infrastruktur sebanyak Rp330,2 triliun selama 2018,” katanya di Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.
Baca juga: BUMN Buat Kepercayaan Investor Infrastruktur Meningkat
Dari komposisi tersebut Bob menambahkan, Bank Mandiri tercatat telah menyalurkan kredit infrastruktur paling tinggi senilai Rp182,3 triliun, sedangkan BNI Rp 110,6 triliun, dan terakhir BRI Rp37,3 triliun.
Sementara untuk porsi BNI sendiri tercatat telah mencapai 23% dari keseluruhan kredit bank BUMN yang menyasar sektor infrastruktur.
Dirinya berharap, kedepan peran BUMN khususnya perbankan dapat terus ditingkatkan dengan penyaluran kredit infrastruktur yang lebih menyeluruh dan maksimal. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More