Manajemen KS; Gelar rights issue. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Direktur Keuangan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Anggiasari Hindratmo mengungkapkan pihaknya tengah berniat untuk melakukan rights issue tahun depan. Rencananya perseroan akan kembali melepas 10% sahamnya ke publik.
”Kami sedang pikirkan beberapa alternatif dengan melakukamn penjualan saham portepel (rights issue tanpa PMN) pinjaman. Namun asih menunggu persetujuan semua stakeholder baik dari Kementerian maupun DPR,” kata Anggiasari di BEI Jakarta, Jumat, 13 November 2015.
Ia menjelaskan, saat ini porsi kepemilikan publik di perseroan di pasar sebesar 20%. Dengan rencananya rights issue 10%, maka saham negara di persereoan akan terdelusi menjadi 70%
”Untuk rights issue, izin yang kita sudah punya dari DPR itu 10% lagi,” tambahnya.
Namun, Ia masih belum memperkirakan berapa besaran dana segar yang akan diperoleh perseroan. Dia juga mengaku belum bisa mengungkapkan kapan hal itu akan direalisasikan.
Meski begitu, pihaknya juga mencari alternatif pendanaan lain yang bisa diperoleh. Salah satunya melalui pinjaman perbankan.
”Karena kan kebanyakan assesment kami sudah selesai smua ya, kecuali ya CCPP. nanti itu bisa dilistingkan,” tukasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More