Krakatau Steel (KRAS) Catat Pendapatan Rp34,90 Triliun di 2022

Jakarta – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) telah melaporkan kinerja keuangannya untuk tahun buku 2022, di mana perusahaan mencatat adanya peningkatan pendapatan 5,8% menjadi Rp34,90 triliun dari tahun sebelumnya yang senilai Rp30,22 triliun.

Direktur Utama KRAS, Purwono Widodo, mengatakan bahwa, di sepanjang 2022 perusahaan terus menjaga kinerja bisnisnya yang tercermin dari capaian laba bersih perusahaan sebesar Rp353,07 miliar.

“Capaian laba bruto sebesar USD202,47 juta atau setara dengan Rp3,16 triliun, serta EBITDA positif USD108,72 juta atau setara dengan Rp1,69 triliun,” ucap Purwono dalam keterangan resmi dikutip, 29 Juni 2023.

Di sisi lain, perusahaan juga telah berhasil melunasi utang Commerzbank sebesar USD216 juta atau setara dengan Rp3,3 triliun, dimana hingga saat ini Krakatau Steel telah membayar utang senilai USD718 juta atau setara dengan Rp10,9 triliun dari total pokok utang sebesar USD2,2 miliar atau setara dengan Rp33,6 triliun.

Lebih lanjut Purwono juga menyampaikan bahwa sepanjang 2022 Krakatau Steel mampu menjaga arus kas positif yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar USD306,58 juta atau setara Rp4,78 triliun pada 2022 atau naik sebesar dua kali lipat dari USD119,89 juta atau setara dengan Rp1,71 triliun dibandingkan dengan periode yang sama di 2021.

Adapun, dirinya juga menyebut bajwa Perusahaan tetap berusaha untuk memenuhi komitmen penyelesaian utang sesuai dengan perjanjian restrukturisasi yang ada sekaligus segera memulai proses restrukturisasi lanjutan dengan para kreditur.

“Sebagai upaya peningkatan kinerja, bisnis Krakatau Steel sebagai Holding saat ini tidak hanya bergantung pada core industri baja saja, ada bisnis pengembangan kawasan industri, kepelabuhan, logistik, energi, maupun pengelolaan air industri,” imbuhnya.

Oleh karena itu, seluruh kontribusi Subholding dari Krakatau Steel dan Group tersebut dapat menjadi sebuah dorongan dan dukungan untuk kinerja Krakatau Steel yang lebih baik lagi terutama untuk kinerja di tahun ini. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago