Jakarta– Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) akan mengikutsertakan koperasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Deputi Pembiayaan Kemenkop UKM Braman Setyo mengatakan Kemenkop UKM akan membentuk kelompok kerja (Pokja) untuk menyeleksi koperasi yang dinilai layak untuk menyalurkan KUR. Seperti diketahui, tahun ini alokasi KUR untuk Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB) dianggarkan Rp1,5 triliun.
“Tahun 2016, sudah diujicobakan untuk LKNB. Ini kesempatan yang disampaikan Pak menteri, koperasi diberikan kesempatan untuk ini. Kami akan buat pokja yang terdiri dari deputi pembiayaan, pengawasan, dan kelembagaan. Kami akan seleksi koperasi,” kata Braman dalam acara Sosialisasi Percepatan Penyaluran KUR di Jakarta, Senin 18 Januari 2015.
Braman mengatakan saat ini sudah ada Kospin Jasa yang mengajukan diri dalam penyaluran KUR. Oleh karena itu, Braman mengajak koperasi-koperasi besar untuk mendaftarkan diri dalam penyaluran KUR.
Tahun ini secara keseluruhan KUR ditargetkan mencapai Rp100 triliun hingga Rp120 triliun. Dengan alokasi untuk Bank BRI sebesar Rp66,5 triliun, Bank Mandiri Rp13 triliun, BNI sebesar Rp12,36 triliun, Maybank Rp500 miliar, Bank Sinarmas Rp500 miliar, BPD Kalbar Rp150 miliar, BPD NTT sebesar Rp50 miliar, Bank Umum lainnya Rp3,5 triliun, BPD lainnya Rp1,94 triliun dan lembaga keuangan non bank mencapai Rp1,5 triliun.(*) Ria Martati
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More