News Update

Koperasi Berpotensi Berdayakan Masyarakat di Sektor Strategis

Jakarta – Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menegaskan bahwa sebagai wadah usaha yang berbasis pada prinsip gotong royong, koperasi memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat, terutama di sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, dan usaha kecil menengah.

“Koperasi tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga mampu memainkan peran penting dalam mendukung produksi pangan lokal, distribusi hasil pertanian, dan penguatan pasar domestik,” kata SesKemenkop, pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Credit Union Bererod Garcia Tahun Buku 2024, di Jakarta, Sabtu (22/3).

Terlebih lagi, lanjut Zabadi, saat ini ada keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada koperasi dalam menciptakan kemandirian ekonomi rakyat dan mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca juga : Kemenkop dan BNI Dorong Petani Bisa Akses Pembiayaan Formal Melalui Koperasi

Bahkan, Presiden Prabowo telah menetapkan koperasi sebagai kekuatan perekonomian desa melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada setiap desa sebanyak 70 ribu koperasi yang akan dilaunching pada Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2025.

“Pada kesempatan ini harus kita manfaatkan sebagai momentum perubahan dan perbaikan dalam aspek pengelolaan koperasi, penguatan peran koperasi dalam perekonomian, serta peningkatan daya saing koperasi di pasar global,” imbuh Zabadi.

Baca juga : Tangkal Rentenir, Kemenkop dan Kadin Percepat Realisasi Koperasi Merah Putih

Menurut SesKemenkop, visi besar ini hanya dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan institusi penting lainnya, termasuk koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

“Diharapkan, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai alat ekonomi, tetapi juga sebagai motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” ucap SesKemenkop.

Zabadi juga menekankan pentingnya sebuah kolaborasi yang bukan hanya menjadi kata kunci, tetapi juga semangat yang harus diwujudkan dalam setiap langkah dan program yang dijalankan.

“Oleh karena itu, kami berharap di RAT koperasi dapat semakin mengukuhkan partisipasi aktif dan peran positif koperasi dalam mensukseskan program prioritas kementerian yang telah kami susun,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago