Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Seminar Kebebasan Finansial Melalui Entrepreneur dan Bisnis yang diselenggarakan oleh IKA UNPAD. Bandung, Sabtu (24/01).
Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan menjadi lembaga ekonomi strategis yang mampu mengoptimalkan peran generasi milenial, gen Z hingga gen Alpha dalam pembangunan ekonomi desa.
Kopdes digadang-gadang menjadi solusi dari penciptaan lapangan kerja yang saat ini sangat terbatas jumlahnya.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengatakan bahwa koperasi saat ini tidak lagi sekadar identik dengan simpan pinjam, melainkan telah berkembang menjadi badan usaha modern yang dapat menyerap tenaga kerja muda dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sudah saatnya koperasi menjadi pilihan bagi milenial dan gen Z untuk berkarya dan mendapatkan pekerjaan,” ujar Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Seminar Kebebasan Finansial Melalui Entrepreneur dan Bisnis yang diselenggarakan oleh IKA UNPAD Bandung, Sabtu (24/01).
Baca juga: Menkop Tekankan Koperasi Pesantren Dapat Menjadi Kakak Asuh bagi Kopdes Merah Putih
Ferry menekankan bahwa jumlah generasi muda yang terus meningkat harus diantisipasi dengan penciptaan lapangan kerja alternatif.
Data Kemenkop menunjukkan, gen Z saat ini berjumlah 11 juta orang dan diperkirakan akan mencapai 25 juta dalam 2–3 tahun ke depan.
Oleh karena itu, Kopdes ini dipandang sebagai solusi alternatif yang nyata. Harapan Presiden jelas, Kopdes Merah Putih ini menjadi alternatif penciptaan lapangan kerja.
Ia menambahkan, Kopdes ini memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai generasi muda yang lebih fleksibel, berjiwa entrepreneur, dan berbasis komunitas.
Baca juga: Menkop Gandeng Lintas K/L Percepat Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
Ferry mencontohkan, koperasi dapat menjadi solusi bagi konten kreator dan animator yang membutuhkan modal awal sebelum mendapatkan kontrak produksi. Melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), koperasi bisa membiayai mereka sejak awal.
“Begitu mereka bikin koperasi, LPDB bisa membiayai. Setelah ada kontrak, bank penyalur KUR bisa join financing. Ini sangat membantu generasi muda,” ungkap Menkop.
Dirinya menegaskan, dukungan seluruh pihak sangat penting agar Kopdes Merah Putih benar-benar dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus solusi penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.
“Dengan perputaran ekonomi di desa yang lebih masif diharapkan secara agregat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More
Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More
Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More
Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More
Poin Penting Penguatan dolar AS tidak berdampak langsung pada biaya haji, karena BPKH telah mengamankan… Read More