Bukopin Siapkan Refinancing Subdebt Rp 1,5 Triliun Tahun 2019
Jakarta — KB Kookmin Bank telah merealisasikan komitnemmnya untuk mendukung bisnis Bank Bukopin. Komitmen ini ditandai dengan mengakusisi 51% saham PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin).
Seperti telah diberitakan sebelumnya melalui laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 11 Juni , bahwa OJK telah menerima pernyataan KB Kookmin Bank yang pada saat itu memiliki kepemilikan 22% saham Bank Bukopin, untuk menjadi Pemegang Saham Pengendali Bank Bukopin dengan mengakusisi 51% saham.
Senada dengan release yang diterbitkan Bank Bukopin pada 11 Juni 2020, diinformasikan bahwa pada tanggal 11 Juni 2020, KB Kookmin bank telah menyetorkan dana segar ke Bank Bukopin.
Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin, Adhi Brahmantya menyatakan, bahwa proses yang telah dilakukan dengan KB untuk menjadi pemegang saham pengendali baru, masih terus berjalan baik di regulator Indonesia maupun Korea Selatan. “Untuk membuktikan komitmen KB sebagai salah satu pemegang saham utama Bank Bukopin, KB telah menyuntikkan dana untuk mendukung likuiditas bank,” tuturnya di Jakarta, Senin (15/6/2020).
OJK pun telah membantah berita yang beredar bahwa Kookmin Bank Gagal Mengatasi Masalah Likuiditas Bukopin. Melalui siaran pers bernomor SP-44/DHMS/OJK/VI/2020 , OJK melakukan klarifikasi dan menyatakan, bahwa berita itu tidak benar karena berasal dari sumber secara tidak sah.
“Surat dimaksud tertanggal 10 Juni 2020 tersebut merupakan surat yang sangat rahasia dan hanya ditujukan kepada pihak-pihak berwenang serta tidak diperuntukkan untuk media dan publik,” tulis pernyataan OJK hari ini.
Dengan telah disetorkannya dana oleh KB Kookmin Bank, menandakan tingkat kepercayaan positif investor terhadap perekonomian Indonesia.
Dalam pernyataannya, OJK juga menyampaikan bahwa masyarakat diharapkan tidak terpengaruh terhadap berita yang termuat di surat tanggal 10 Juni 2020 tersebut karena sudah tidak sesuai dengan kondisi terakhir.
Sebelumnya dijelaskan bahwa akuisisi KB Kookmin Bank terhadap Bank Bukopin adalah pertanda positif di tengah lesunya sentimen pasar terhadap ekspansi bisnis dan perekonomian. “Tentu hal ini adalah bukti, bahwa akusisi KB Kookmin Bank (terhadap Bukopin) adalah langkah nyata dari optimisme terhadap Bank Bukopin. Sebagai bank penyalur kredit retail (UMKM dan Konsumer) dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan ke depannya,” terang Adhi. (*)
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More