Moneter dan Fiskal

Konsumsi Rumah Tangga Masih jadi Motor Ekonomi RI Sepanjang 2024

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia atau Produk Domestik Bruto (PDB) yang sebesar 5,03 persen sepanjang 2024.

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat sebesar 2,60 persen yearoy.

“Konsumsi rumah tangga memberikan sumber pertumbuhan terbesar sepanjang tahun 2024 yaitu 2,60 persen,” ujar Amalia dalam Konferensi Pers, Rabu, 5 Februari 2025.

Baca juga: Breaking News!  Ekonomi RI Sepanjang 2024 Tumbuh 5,03 Persen

Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2024 juga disumbang oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 1,43 persen, serta konsumsi pemerintah sebesar 0,48 persen.

Lebih rinci lagi, Amalia menjelaskan, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,94 persen. Kelompok konsumsi yang tumbuh tinggi yakni, transportasi dan komunikasi seiringn dengan mobilitas masyarakat yang meningkat menyebabkan kebutuhan 
konsumsi transportasi dan komunikasi meningkat.

“Hal ini tecermin dari meningkatnya jumlah penumpang angkutan rel, laut, dan udara,” imbuhnya.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis dan 3 Juta Rumah jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi RI 2025

Kemudian, kelompok restoran dan hotel, seiring meningkatnya kegiatan wisata selama libur sekolah, dan libur hari besar keagamaan nasional.

Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga tumbuh positif yaitu sebesar 4,61 persen, didorong oleh peningkatan realisasi investasi PMA dan PMDN. Demikian juga dengan pertumbuhan modal pemerintah yang positif. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago